Korban Tenggelam di Batam: Ra (12) Tewas di Parit Usai Main Bola

Korban Tenggelam di Batam: Ra (12) Tewas di Parit Usai Main Bola

Kondisi korban Ra saat berhasil dievakuasi keluar dari dalam parit (Foto: IST)

Nurjali

Batam, Batamnews - Warga Perumahan Taman Cipta Asri, Sagulung, digemparkan oleh penemuan mayat seorang anak laki-laki berusia 12 tahun di parit depan perumahan pada Kamis, 1 Mei 2025 sore. Korban, yang bernama Ra, diduga tenggelam usai bermain bola dengan teman-temannya.  

Menurut keterangan Ansyah, salah seorang warga sekitar, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, beberapa anak terlihat bermain bola di dekat lokasi. 

Tak lama kemudian, terdengar teriakan minta tolong. "Saat saya lihat ke parit, ada beberapa anak sedang mandi. Mereka bilang ada temannya yang tenggelam," ujar Ansyah, Jumat, 2 Mei 2025.

Baca juga: Azis Akui Hanya Punya Sabu 0,8 Gram, Sebut Diteror Oknum Polisi

Berdasarkan kesaksian teman-teman korban, setelah bermain bola, mereka memutuskan untuk mandi di parit. Ra, yang tidak bisa berenang, sempat memegang salah seorang temannya, tetapi terlepas dan tenggelam.  

Fiko, salah seorang saksi, mengaku turut membantu mencari korban. "Setelah beberapa kali menyelam, akhirnya kami berhasil menemukannya di dasar parit yang kedalamannya sekitar dua meter," katanya. Ra sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.  

Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi. 

"Keluarga korban tidak ingin membuat laporan resmi, tetapi kami telah membuat surat pernyataan sebagai bentuk pertanggungjawaban," jelasnya.  

Baca juga: PT Hapsibah Menang atas Gugatan Hukum Rekanan Bisnisnya di PN Batam Hingga MA

Rohandi juga mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak, terutama saat bermain di luar rumah. Selain itu, ia meminta pengelola perumahan dan perangkat lingkungan untuk lebih waspada dengan menutup atau memagar area berbahaya.  

"Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama. Jika ada lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan anak, harus segera diberi pembatas atau peringatan," tegasnya.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :