Horor di Festival Lapu Lapu Vancouver: Mobil Hantam Kerumunan, Korban Jiwa Berjatuhan

Horor di Festival Lapu Lapu Vancouver: Mobil Hantam Kerumunan, Korban Jiwa Berjatuhan

Suasana ceria berubah mencekam, setelah sejumlah orang tewas dan terluka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan orang di sebuah festival jalanan di Vancouver.

Nurjali

Jakarta, Batamnews – Sejumlah orang tewas dan terluka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan orang di sebuah festival jalanan di Vancouver, Kanada, pada Sabtu, 27 April 2025 malam. 

Dilansir dari The Sun Seorang tersangka berusia 30 tahun yang dikenal oleh polisi telah ditangkap tak lama setelah kejadian.  Insiden terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat ketika sebuah Audi hitam melaju ke arah peserta festival.

Polisi Vancouver menyebut kejadian ini sebagai "mass casualty incident", namun jumlah korban tewas dan luka-luka belum dipastikan. Media lokal melaporkan setidaknya delapan orang meninggal, termasuk seorang anak, sementara enam lainnya dalam kondisi kritis.

 Baca juga: Kecelakaan di Simpang Pollux Habibie, Dua Pria Luka Serius, Gadis 19 Tahun Terlibat

 Kepala Polisi Sementara Steve Rai mengatakan bahwa belum adil untuk mengumumkan jumlah korban pada tahap ini. 

Sebuah Mobil Audi hitam dengan kap depan penyok terlihat di lokasi kejadian, dekat sebuah food truck.  

Festival tersebut digelar oleh komunitas Filipina di Vancouver untuk memperingati Hari Lapu Lapu, yang menghormati pahlawan anti-kolonial Filipina abad ke-16. 

Acara ini menampilkan parade, pemutaran film, tarian, dan konser, dengan dua anggota Black Eyed Peas sebagai pengisi acara.  

Wali Kota Vancouver Ken Sim menyampaikan belasungkawa kepada korban dan komunitas Filipina. "Pikiran kami bersama mereka yang terdampak dalam masa sulit ini," ujarnya.  

Saksi mata melaporkan melihat mobil hitam melaju dengan tidak terkendali sebelum menabrak kerumunan. Yoseb Vardeh, pemilik food truck di lokasi, mengatakan, 

"Saya tidak melihat pengemudinya, hanya mendengar suara mesin yang menggeber. Saat saya keluar, ada mayat berserakan di jalan."

Baca juga: Lampu Merah Diabaikan, 1 Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Sekupang Batam

Rekaman video menunjukkan korban dan puing-puing bertebaran di jalan, dengan setidaknya tujuh orang tergeletak di tanah. Beberapa pengunjung festival terlihat berusaha menolong korban, sementara tim medis bergegas ke lokasi.  

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan kesedihannya di platform X, begitu pula dengan Pemimpin Provinsi British Columbia David Eby yang mengaku "terkejut dan berduka".  

Jagmeet Singh, pemimpin Partai NDP Kanada yang hadir di acara tersebut sebelum kejadian, mengutuk serangan ini. "Kami berduka untuk korban dan keluarga mereka," katanya.  

Polisi masih menyelidiki motif kejadian ini dan meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk menghubungi pihak berwajib.  

Insiden serupa pernah terjadi di Winnipeg pada 2022, ketika seorang pengemudi menabrak demonstran Freedom Convoy, melukai empat orang sebelum kabur.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :