DPC PDIP Batam Segera Panggil Mangihut untuk Klarifikasi Internal Soal Dugaan Pemerasan
Ketua DPC PDIP Batam, Nuryanto.
Batam, Batamnews – Ketua DPC PDIP Batam, Nuryanto, mengonfirmasi bahwa partai sedang menangani kasus yang melibatman kader partai secara internal.
Ia mengaku baru kembali ke Batam setelah berada di luar kota dan mendapat informasi soal kasus tersebut dari pemberitaan media serta rekan-rekan partai.
“Saya langsung menghubungi Bu Ernawati dan ketua fraksi untuk memastikan kebenaran berita ini,” ujar Nuryanto, yang akrab disapa Cak Nur, Selasa, 29 April 2025.
Baca juga: Viral Kasus Mangihut Rajagukguk, PDI Perjuangan: Ini Murni Tindakan Pribadi
Setibanya di Batam, ia bersama pengurus partai segera melaporkan kasus ini kepada Ketua DPD PDIP Kepri untuk meminta arahan.
Hasil pertemuan tersebut memutuskan agar DPC PDIP Batam segera memanggil Mangihut untuk dimintai klarifikasi resmi. Namun, sikap resmi partai baru akan diambil setelah mendengar penjelasan langsung dari yang bersangkutan.
“Kita rencanakan pemanggilan dalam satu atau dua hari ke depan. Lebih cepat lebih baik, agar tidak salah mengambil sikap,” tegasnya.
Menanggapi kemungkinan pergantian antarwaktu (PAW), Nuryanto enggan berkomentar lebih jauh. Ia menekankan bahwa prioritas saat ini adalah proses klarifikasi untuk mendapatkan kejelasan sekaligus menjaga nama baik partai di tengah sorotan publik.
“Kita tunggu hasil proses hukum dan klarifikasi internal dulu,” ujarnya singkat.
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP Kepri, Jamsir, menyatakan keprihatinannya atas kasus ini. Ia menegaskan bahwa partai memiliki mekanisme disiplin, termasuk Mahkamah Partai, untuk menangani pelanggaran yang dilakukan kader.
Baca juga: Kasus Dugaan Penipuan Mangihut Rajagukguk Memanas, Kuasa Hukum Siapkan Laporan ke BKD DPRD Batam
“Sebagai kader, kita sudah disumpah untuk menjaga marwah dan rahasia partai,” kata Jamsir.
DPD PDIP Kepri akan menunggu laporan dari DPC PDIP Batam terkait hasil klarifikasi dengan Mangihut. Jamsir berharap proses ini cepat diselesaikan agar tidak mengganggu konsolidasi partai di tingkat daerah.
“Kita prioritaskan penegakan disiplin internal. Untuk proses hukum, biarkan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Yang penting, semua kader harus tetap solid dan loyal kepada partai,” pungkasnya.

Komentar Via Facebook :