Sekolah Rakyat di Natuna & Tanjungpinang Dapat Anggaran Rp200 Miliar dari APBN
Sekolah rakyat Kementerian Sosial.
Tanjungpinang, Batamnews – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun dua unit Sekolah Rakyat di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai upaya memutus mata rantai kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut.
Kedua sekolah ini akan didirikan di Kabupaten Natuna dan Kota Tanjungpinang. Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kepri Kementerian PUPR, Riduan Kristian Manik, menjelaskan bahwa kedua lokasi telah menyatakan kesiapan untuk pembangunan, termasuk penyediaan lahan sebagai syarat utama.
"Kami telah melakukan survei di Tanjungpinang dan saat ini sedang memverifikasi lahan di Natuna untuk memastikan semuanya clear and clean," ujarnya di Natuna, Rabu.
Baca juga: Dua Orang Ditangkap Satres Narkoba Polresta Tanjungpinang, Satu Oknum Wartawan
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan tindak lanjut dari usulan Kementerian Sosial. Kementerian PUPR bertanggung jawab menyediakan sarana dan prasarana, sementara aspek lain seperti penerimaan siswa, kurikulum, dan operasional sekolah menjadi kewenangan kementerian terkait.
Sekolah Rakyat dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan konsep asrama.
Seluruh kebutuhan pendidikan, termasuk biaya sekolah, makan, pakaian, dan tempat tinggal, akan ditanggung oleh negara. Awalnya, rencana pembangunan mencakup tiga unit sekolah di Kepri, namun dikurangi menjadi dua setelah permintaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Baca juga: Pemda Karimun Fokus Tingkatkan SDM dan Alat Kesehatan di RSUD Kundur
Selain asrama, pemerintah juga akan membangun fasilitas olahraga dan sarana pendukung lainnya. Anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp200 miliar dari APBN, meskipun nilainya dapat berubah sesuai kebutuhan.
Komentar Via Facebook :