Diduga ODGJ, Gadis di Tanjung Piayu Mengaku Jadi Korban Pemerkosaan oleh Pria Bergitar
Gadis yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) terungkap di kawasan Tanjung Piayu, Kota Batam.
Batam, Batamnews - Sebuah kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang gadis yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) terungkap di kawasan Tanjung Piayu, Kota Batam.
Korban menceritakan pengalamannya kepada April, seorang pedagang kaki lima yang sering berjualan di dekat lapangan tempat korban kerap bermalam.
"Dia sering tidur di dekat lapangan, tak jauh dari tempat saya berjualan. Suatu hari, dia mendatangi saya dan bercerita tentang kejadian itu," kata April kepada *batamnews.co.id*, Rabu, 23 April 2025.
Baca juga: Disdik Batam Larang Pungutan Biaya Wisuda, Acara Perpisahan Sekolah Tidak Boleh Membebani Orang Tua
April mengaku curiga setelah melihat perubahan fisik korban, terutama pada bagian perut.
"Perutnya terasa keras, seperti orang hamil," ujarnya. Saat ditanya apakah sedang hamil, korban awalnya menjawab tidak tahu. April menduga, kondisi kejiwaan korban yang tidak stabil membuatnya tidak menyadari perubahan pada tubuhnya.
Setelah didesak lebih lanjut, korban mengaku telah diperkosa oleh seorang pria yang sering terlihat membawa gitar di sekitar lokasi.
"Dia bilang pelakunya abang-abang yang pakai gitar. Bahkan, katanya malam sebelumnya dia diperkosa lagi dan sempat melawan sampai didorong hingga jatuh," jelas April.
Korban mengaku memiliki keluarga di Bengkong, tetapi tidak berani pulang. Ia juga menyebut memiliki adik bernama Gunawan.
Selama ini, ia hidup berpindah-pindah dan kerap tidur di lapangan kosong dekat tempat April berjualan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan kelahiran 1996 dan sehari-hari berada di kawasan Bukit Kemuning, Tanjung Piayu.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan warga sekitar. Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan, baik untuk mengamankan pelaku maupun memberikan perlindungan dan penanganan medis bagi korban.

Komentar Via Facebook :