Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty Tegaskan Pentingnya Empat Pilar MPR RI untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan di Batam

Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty Tegaskan Pentingnya Empat Pilar MPR RI untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan di Batam

Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty, S.H., M.Kn., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Batam, Selasa (22/4/2025).

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Dalam upaya memperkuat kesadaran berkonstitusi sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di wilayah perbatasan, Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Kepulauan Riau, Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty, S.H., M.Kn., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kota Batam, Selasa (22/4/2025). Kegiatan tersebut mengangkat tema: “Meneguhkan Nilai Konstitusional dan Keadilan Sosial melalui Empat Pilar MPR RI dalam Mendorong Ekonomi Kerakyatan di Kota Batam.”

Acara yang diselenggarakan dengan semangat kebangsaan ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk tokoh masyarakat, akademisi, tokoh agama, pelaku UMKM, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Batam.

Dalam sambutannya, Senator Dwi Ajeng menyampaikan bahwa sosialisasi ini penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI. Ia menekankan bahwa nilai-nilai konstitusi harus menjadi landasan utama dalam membangun perekonomian yang adil, inklusif, dan pro rakyat.

“Kita ingin nilai-nilai konstitusi dan keadilan sosial tidak hanya berhenti di tataran wacana, tetapi benar-benar menjadi fondasi dalam pembangunan ekonomi yang berpihak kepada rakyat,” ujar Dwi Ajeng penuh semangat.

Acara juga menghadirkan narasumber utama Dr. Parameshwara, S.E., S.H., M.H., C.A.C.P., C.R.B.C. dari Fakultas Hukum Universitas Batam. Dalam pemaparannya, ia membedah bagaimana Pasal 33 UUD 1945 seharusnya dioperasionalisasikan dalam mendukung pertumbuhan UMKM, koperasi, serta komunitas ekonomi lokal.

“Keadilan sosial bukan sekadar narasi konstitusional, tetapi harus menjadi prinsip operasional dalam penyusunan kebijakan ekonomi nasional maupun daerah,” tegas Parameshwara.

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antara kawasan industri dan hinterland di Batam. Menurutnya, kolaborasi antar elemen masyarakat dan negara harus diperkuat agar ekonomi kerakyatan tak tertinggal di tengah gempuran investasi global.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. Banyak yang menyampaikan bahwa materi yang disajikan membuka wawasan baru tentang peran konstitusi dalam kehidupan ekonomi sehari-hari. Salah satu pelaku UMKM, Halimah, mengatakan, “Kami merasa lebih percaya diri bahwa masyarakat kecil pun punya tempat dalam sistem ekonomi nasional jika nilai-nilai kebangsaan benar-benar dijalankan.”

Kegiatan diakhiri dengan seruan moral dari Senator Dwi Ajeng agar seluruh komponen masyarakat terus menjunjung tinggi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

“Konstitusi adalah milik kita bersama, dan membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan adalah bagian dari perjuangan kebangsaan yang harus kita lanjutkan bersama-sama,” pungkasnya.

Dengan semangat kebangsaan dan komitmen terhadap keadilan sosial, acara ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat Batam untuk terus aktif membangun negeri dengan berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.

(Tommy Purniawan)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :