Remaja 14 Tahun Ditusuk OTK Usai Mengaji, Polisi Selidiki Motif dan Buru Pelaku

Remaja 14 Tahun Ditusuk OTK Usai Mengaji, Polisi Selidiki Motif dan Buru Pelaku

Ri dan ibunya melaporkan penusukan yang terjadi pada anaknya. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Warga Perumahan Bida Asri I, Batam Kota, digegerkan dengan kasus penusukan terhadap seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun berinisial Ri yang terjadi pada Rabu malam (16/4/2025). Insiden ini terjadi secara tiba-tiba dan tanpa sebab yang jelas, membuat warga sekitar merasa resah dan khawatir.

Peristiwa memilukan itu terjadi saat Ri tengah pulang berjalan kaki sendirian usai mengikuti kegiatan mengaji di masjid. Saat melintas di depan sebuah toko atau warung, tiba-tiba seorang pria tak dikenal yang disebut "om-om" oleh korban, menusuk bagian dada Ri menggunakan senjata tajam.

“Saat jalan pulang, tiba-tiba datang om itu dan tusuk dada saya,” cerita Ri dengan polos saat melapor ke Polsek Batam Kota, Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB, didampingi orangtuanya dan membawa bukti visum dari rumah sakit.

Karena terasa sakit, ia memegangi dadanya dan terasa ada darah mengalir lalu merasa kesakitan. Sementara pelaku kabur menggunakan motornya, ia pun langsung kabur menuju warung sambil berteriak minta tolong dan merintih kesakitan. 

"Saya kabur ke warung untuk meminta tolong sambil menangis," akunya.

Ibunda korban, Susma, mengaku sangat terpukul dan tidak terima atas kejadian yang menimpa anaknya. Ia langsung membawa Ri ke rumah sakit dan kemudian membuat laporan ke polisi. "Selama ini saya dan anak saya tidak ada masalah dengan siapapun," ujarnya lirih. 

Susma juga mengaku tak terima atas penusukan anaknya yang mengakibatkan Ri mengalami luka, sehingga mendapatkan tiga jahitan pada bagian dada. Ia pun berharap agar pihak kepolisian bisa menangkap pelakunya. 

Kanit Reskrim Polsek Batamkota Iptu Bobby mengaku masih mengejar pelaku penusukan ini dan ia juga menganggap modus pelaku ini baru. Karena tanpa alasan pelaku melakukan penusukan terhadap korban. "Kita masih dalami kasus ini," katanya. 

(Tommy Purniawan)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :