Kisruh di Pasar Angkasa, Satpol PP Batam Siap Tertibkan PKL yang Ganggu Kenyamanan Pemilik Ruko

Kisruh di Pasar Angkasa, Satpol PP Batam Siap Tertibkan PKL yang Ganggu Kenyamanan Pemilik Ruko

Suasana di Pasar Angkasa Batam, dimana para pedagang barang bekas menolak untuk digusur. (Foto: Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Imam Tohari, angkat bicara terkait kisruh antara pedagang barang bekas dan pihak pengelola pertokoan di halaman Komplek Pasar Angkasa, Lubuk Baja. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait aktivitas pedagang kaki lima di lokasi tersebut.

Namun demikian, Imam menegaskan bahwa jika sudah ada laporan yang masuk, pihaknya akan langsung mengambil tindakan tegas berupa penggusuran.

"Kita belum dapat laporan. Kalau ada laporan resminya, kita akan gusur," ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin.

Imam menjelaskan bahwa keberadaan pedagang kaki lima yang berjualan tepat di depan ruko merupakan pelanggaran yang tidak bisa ditolerir. Menurutnya, area tersebut seharusnya menjadi bagian dari hak pemilik ruko, dan aktivitas jual beli di sana berpotensi mengganggu kenyamanan dan aktivitas usaha pemilik ruko.

"Kita bayangkan saja, kalau orang berjualan di depan ruko milik kita. Apakah kita menerima? Pasti tidak," kata Imam memberi ilustrasi.

Menanggapi situasi di Pasar Angkasa, Imam mengimbau agar para pedagang yang menggunakan area pertokoan untuk berdagang segera meninggalkan lokasi apabila sudah menimbulkan keluhan dari pemilik ruko. Ia menambahkan, begitu ada laporan yang disampaikan secara resmi, maka penggusuran akan dilakukan oleh jajarannya tanpa pengecualian.

Sebelumnya, sejumlah pedagang barang bekas di kawasan tersebut menolak penggusuran yang diduga dilakukan oleh orang suruhan dari manajemen salah satu tempat hiburan malam yang sedang dibangun di area tersebut. Mereka mengaku telah berjualan puluhan tahun di lokasi itu dan menilai telah terjadi intimidasi agar mereka pindah.

(Tommy Purniawan)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :