KURMA 2025 Cetak Rekor Baru: Transaksi UMKM Meningkat 100% Capai Rp2,3 Miliar

KURMA 2025 Cetak Rekor Baru: Transaksi UMKM Meningkat 100% Capai Rp2,3 Miliar

Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2025 di Mega Mall, Batam Centre, Sabtu, 22 Maret 2025. 

Nurjali

Batam, Batamnews - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau (KPw BI Kepri) mencatat prestasi membanggakan dalam acara penutupan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2025 di Mega Mall, Batam Centre, Sabtu, 22 Maret 2025. 

Total transaksi penjualan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp2,3 miliar, meningkat signifikan hingga 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp1 miliar.

Kepala KPw BI Kepri, Rony Widijarto P, menyatakan, "Capaian transaksi yang meningkat 100 persen merupakan wujud dari kemajuan tersebut." 

Baca juga: Pegadaian Batam Berbagi Bingkisan untuk Pengelola Bank Sampah Jelang Idul Fitri 1446 H

Acara KURMA 2025 yang digelar selama dua pekan di dua kota berbeda—10 hingga 16 Maret di Tanjungpinang dan 17 hingga 23 Maret di Batam—berhasil menarik minat masyarakat. 

Acara tahunan yang memasuki tahun kedua ini menjadi ajang promosi bagi UMKM halal, sekaligus sarana edukasi ekonomi syariah dan penguatan ekosistem keuangan syariah di Kepri.

Dari total transaksi Rp2,3 miliar, sebesar Rp2,2 miliar dilakukan menggunakan QRIS dan sisanya Rp100 juta menggunakan uang tunai. Hal ini menunjukkan tingginya adopsi pembayaran digital di kalangan masyarakat Kepri.

Selain transaksi penjualan UMKM, kegiatan business matching pembiayaan juga mencatat keberhasilan dengan pendanaan sebesar Rp2,19 miliar. 

Untuk mendukung digitalisasi keuangan syariah dan dana sosial, BI Kepri meluncurkan program "1.000 QRIS Masjid" yang bertujuan meningkatkan efisiensi transaksi ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf) secara digital di seluruh masjid di Kepri.

Baca juga: OJK Kepri Gelar Gerak Syariah, Perkuat Literasi Keuangan dan Perangi Kejahatan Finansial Hingga Blokir Ribuan Rekening Judi Online

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, yang hadir pada acara penutupan, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan KURMA 2025. Menurutnya, acara ini tidak hanya berdampak positif bagi ekonomi, tetapi juga mendukung sektor pariwisata Kepri.

"Transaksi KURMA 2025 sebesar Rp2,3 miliar, dengan Rp2,2 miliar menggunakan QRIS dan Rp100 juta dengan uang tunai. Ini menunjukkan efisiensi ekonomi serta daya beli masyarakat Kepri yang tetap tinggi," katanya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :