Bank Indonesia Resmi Luncurkan QRIS Tap Resmi Diluncurkan untuk Pembayaran Transportasi Umum
Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan layanan QRIS Tap untuk pembayaran moda transportasi umum.
Batam, Batamnews – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan layanan QRIS Tap untuk pembayaran moda transportasi umum, seperti MRT, Damri, dan RoyalTrans, mulai hari ini. Layanan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembayaran dan mengurangi antrian di berbagai moda transportasi.
Kepala Departemen Sistem Informasi Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa QRIS Tap menawarkan kemudahan dan kecepatan dibandingkan dengan QRIS konvensional.
“Dengan QRIS Tap, pengguna tidak perlu memindai kode QR seperti pada QRIS biasa. Cukup buka aplikasi mobile banking atau pembayaran digital, pilih menu QRIS Tap, tentukan sumber dana, masukkan PIN, dan tempelkan smartphone ke terminal contactless merchant. Prosesnya sangat cepat,” ujar Dicky dalam acara Taklimat Media QRIS Tap di Kantor BI, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Maret 2025.
Baca juga: Bank Indonesia Pertahankan BI Rate di 5,75% untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Menurut Dicky, uji coba yang dilakukan BI menunjukkan bahwa pembacaan QRIS Tap hanya membutuhkan waktu 0,3 detik. “Ini sangat cocok digunakan di transportasi umum karena dapat mengurangi antrian,” tambahnya.
Per 14 Maret 2025, sudah ada 2.353 merchant yang mendukung QRIS Tap. Rinciannya meliputi 1.528 ritel, 134 transportasi umum (termasuk satu armada Trans Sarbagita, 120 bus Damri, 12 RoyalTrans, dan satu MRT rute Bundaran HI–Lebak Bulus), 550 rumah sakit, 138 UMKM, dan 3 tempat parkir.
Namun, khusus untuk MRT, penggunaan QRIS Tap masih terbatas pada rute Bundaran HI hingga Lebak Bulus. Pengguna tidak dapat turun di stasiun antara kedua titik tersebut. Dicky menjelaskan, hal ini disebabkan oleh sistem tarif MRT yang multi-tarif.
“MRT memiliki tarif berbeda-beda tergantung jarak tempuh. Sedangkan QRIS Tap saat ini hanya mendukung tarif tunggal. Untuk mengakomodasi multi-tarif, diperlukan pengembangan algoritma yang lebih kompleks,” jelasnya.
Sementara itu, untuk bus Damri dan RoyalTrans, QRIS Tap sudah dapat digunakan di hampir semua rute karena tarifnya bersifat tunggal.
BI berencana memperluas penggunaan QRIS Tap ke moda transportasi lainnya. Targetnya, LRT akan mulai mendukung QRIS Tap pada Juni 2025, sedangkan KRL dan KCI akan menyusul pada September 2025.
Saat ini, QRIS Tap hanya dapat digunakan pada perangkat berbasis Android yang memiliki fitur Near Field Communication (NFC). BI masih berupaya agar layanan ini dapat diakses oleh pengguna iOS (Apple).
“Pasar Indonesia sangat besar, apalagi Apple sudah berinvestasi di sini. Kami berharap QRIS Tap bisa digunakan di perangkat Apple di masa mendatang,” ujar Dicky.
Peluncuran QRIS Tap diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, khususnya di sektor transportasi umum. Dengan proses pembayaran yang lebih cepat, diharapkan efisiensi dan kenyamanan penumpang akan meningkat.
“Ini adalah langkah awal. Ke depan, kami akan terus mengembangkan QRIS Tap agar dapat digunakan di lebih banyak merchant dan moda transportasi,” tutup Dicky.

Komentar Via Facebook :