Kronologi Duel Maut di Cafe Leko Tanjungpinang yang Berujung Satu Anggota TNI AL Meninggal Dunia
Cafe Leko Disegel dengan garis Polisi Militer. (foto. istimewa).
Tanjungpinang, Batamnews – Insiden perkelahian di Cafe Leko, Jalan Dompak Lama, Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, pada Minggu dini hari berujung tragis dengan tewasnya seorang anggota TNI AL serta beberapa personel lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia dalam insiden ini adalah Serda Jas Doni Laksono, anggota Denma Koarmada I. Sementara itu, tiga personel lainnya mengalami luka-luka, yakni Sertu Surya Eka (luka di bagian bawah ketiak kanan), Serda Ridwan (luka di jari tangan sebelah kiri), dan Kld Tirangga Wahyu Kukuh Wijaya (luka sobek di pergelangan tangan kanan).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.18 WIB di lantai tiga Cafe Leko. Saksi Serda Etk Abdul Majid, yang satu meja dengan korban, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, Serda Doni Laksono sempat mencoba melerai keributan akibat senggolan antar pengunjung. Dalam upaya tersebut, ia terkena pukulan di pelipis kiri oleh orang tak dikenal (OTK).
Sekitar pukul 03.25 WIB, Serda Abdul Majid menyadari bahwa Serda Doni Laksono tidak lagi berada di kursinya. Ia menduga korban turun ke area parkir. Tak lama setelah itu, sekitar pukul 03.40 WIB, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan tergeletak di parkiran. Upaya penyelamatan dilakukan dengan membawa korban ke RSUP Kepulauan Riau, namun nyawanya tidak tertolong.
Pelaku Diduga Anggota TNI AD
Berdasarkan keterangan saksi, para pelaku yang diduga berjumlah lima orang memiliki ciri-ciri wajah mirip warga dari daerah timur dan berpakaian sipil. Beberapa di antara mereka juga menggunakan topi. Saksi lain, Albert Oktaviandi, penjaga Cafe Leko, mengungkapkan bahwa insiden ini melibatkan personel Koarmada I dan personel Kompi Markas Batalyon Infantri 136/Tuah Sakti. Ia melihat perkelahian awal di Hall Resto sekitar pukul 03.15 WIB dan berlanjut ke area parkir hingga menyebabkan korban mengalami luka tusuk.
Proses Evakuasi dan Penanganan Korban
Serda Doni Laksono sempat mendapatkan pertolongan pertama dan dibawa ke RSUP Kepulauan Riau oleh rekan-rekannya, yaitu Serda Taufik dan Serda Ahmad Fadlan. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Pagi harinya, jenazah dipindahkan ke RSAL Midiyanto Suratani Tanjungpinang untuk proses lebih lanjut.
Penyelidikan Lebih Lanjut
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini. Identifikasi dan pengejaran terhadap para pelaku sedang berlangsung. Diharapkan pihak terkait segera mengungkap kasus ini untuk memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga korban.
Insiden ini menjadi perhatian serius bagi jajaran TNI AL dan pihak berwenang guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Komentar Via Facebook :