Hutan Lindung Sungai Harapan Batam Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Sampah
Kebakaran terjadi di kawasan Hutan Lindung Sungai Harapan, Batam, tepatnya di sekitar pemakaman umum Sei Temiang.
Batam, Batamnews - Kebakaran terjadi di kawasan Hutan Lindung Sungai Harapan, Batam, tepatnya di sekitar pemakaman umum Sei Temiang, pada Rabu, 12 Februari 2025.
Api mulai menjalar sekitar pukul 16.00 WIB dan dengan cepat menghanguskan lahan di bagian depan hutan lindung yang berbatasan dengan Jalan Diponegoro.
Berdasarkan rekaman video yang diterima batamnews.co.id, terlihat api membesar dengan cepat dan melalap vegetasi di area tersebut.
Dari video lain yang beredar, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh oknum masyarakat di sekitar lokasi.
Baca juga: Warga Central Hill Batam Mengadu Pembangunan Masjid ke DPRD, Developer Malah Tidak Hadir
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam, Lamhot Sinaga, menyatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim pemadam gabungan yang terdiri dari Pemadam Kebakaran, KPHL Unit II Batam, dan Manggala Agni Daops XIII Batam ke lokasi kejadian.
"Dua unit mobil pemadam turut diturunkan untuk mencegah api menyebar lebih luas," ujar Lamhot.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dikendalikan dan tidak menyebar ke area yang lebih luas. "Tim bergerak cepat memadamkan api dan memastikan tidak menyebar," tambahnya.
Lamhot mengonfirmasi bahwa berdasarkan informasi yang diterima, sumber api berasal dari pembakaran sampah oleh oknum masyarakat. Ia memastikan bahwa area yang terbakar tidak sampai satu hektare.
Baca juga: BP Batam Hadiri RDP bersama Komisi VI DPR RI
Sebelumnya, PS Kabag Ops Polresta Barelang, AKP Yudi Kurniadi, telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat saat memantau kebakaran lahan di Bukit Cinta beberapa hari lalu.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang. Jangan membakar sampah sembarangan," pesan Yudi pada 10 Februari 2024.

Komentar Via Facebook :