Antisipasi Cuaca Buruk, 200 Life Jacket dan 30 Paket Sembako Dibagikan ke Nelayan Karimun

Antisipasi Cuaca Buruk, 200 Life Jacket dan 30 Paket Sembako Dibagikan ke Nelayan Karimun

Sejumlah nelayan di pesisir pantai Kabupaten Karimun Besar, Provinsi Kepulauan Riau, menerima bantuan berupa life jacket dan paket sembako dari tim gabungan yang terdiri dari KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Polair Polres Karimun, Lanal Tanjungbalai Karimun, serta Basarnas. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews – Sejumlah nelayan di pesisir pantai Kabupaten Karimun Besar, Provinsi Kepulauan Riau, menerima bantuan berupa life jacket dan paket sembako dari tim gabungan yang terdiri dari KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Polair Polres Karimun, Lanal Tanjungbalai Karimun, serta Basarnas.

Bantuan ini diberikan langsung kepada para nelayan saat mereka berada di atas kapal masing-masing, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan mereka saat melaut, terutama di tengah kondisi cuaca yang belakangan ini tergolong ekstrem.

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Supendi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program keselamatan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

"Hari ini kami berkolaborasi memberikan bantuan kepada para nelayan pesisir berupa life jacket dan paket sembako. Ada 200 pcs life jacket dan 30 paket sembako yang kami berikan kepada nelayan pesisir di kawasan Meral, Kolong, Moro, Tanjung Berlian," ujar Supendi.

Baca juga: DLH Karimun Terus Bersihkan Tumpukan Sampah, 80 Ton Telah Diangkut ke TPA Sememal

Adapun isi paket sembako yang dibagikan kepada para nelayan meliputi beras, minyak goreng, mi instan, ikan sarden kemasan, telur ayam, dan gula pasir.

Menurut Supendi, pemberian life jacket bertujuan agar para nelayan memiliki alat keselamatan saat mencari ikan di laut. Apalagi, cuaca di wilayah Kabupaten Karimun dalam beberapa waktu terakhir cenderung ekstrem, sehingga risiko kecelakaan laut semakin meningkat.

"Apalagi saat ini cuaca kurang bersahabat dan untuk menghindari terjadinya hal yang tak diinginkan, mereka memiliki alat keselamatan yang dipakai untuk bertahan," tambahnya.

Pentingnya Life Jacket untuk Keselamatan Nelayan
Supendi juga menyoroti kejadian kecelakaan laut yang terjadi akhir Desember lalu, di mana tiga orang nelayan hilang saat menjaring ikan. Ia menilai salah satu faktor yang memperburuk situasi adalah karena mereka tidak mengenakan life jacket.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Pemerasan ASN di Karimun, Uang Puluhan Juta Diamankan

"Sehingga dengan adanya life jacket kami berikan ini, mereka dapat mengenakannya dan meletakkan di perahu. Ketika ada insiden mereka telah siaga alat keselamatan," harapnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Karimun, Kompol Agung Surya Wiguna, mengimbau kepada pengguna angkutan laut dan nelayan untuk tetap mewaspadai ketinggian gelombang di perairan Karimun.

"Mengingat cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini, kami imbau kepada nelayan harus waspada dan wajib melengkapi alat keselamatan saat melaut," kata Kompol Agung Surya Wiguna.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keselamatan para nelayan semakin terjaga, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih aman dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :