Puluhan Sekolah di Riau Terlambat Mengisi PDSS, Siswa Terancam Gagal Daftar SNBP

Puluhan Sekolah di Riau Terlambat Mengisi PDSS, Siswa Terancam Gagal Daftar SNBP

Tampilan login pendaftaran pdss untuk snpmb perguruan tinggi negeri.

Nurjali

Pekanbaru, Batamnews – Puluhan sekolah di Provinsi Riau dilaporkan mengalami keterlambatan dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). 

Akibatnya, banyak siswa terancam gagal mendaftar ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur prestasi. Salah satu sekolah yang terdampak adalah SMKN 3 Pekanbaru, yang hingga batas waktu yang ditentukan belum menyelesaikan pengisian PDSS.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Edi Rusma Dinata, mengonfirmasi bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait penyebab keterlambatan tersebut. 

Baca juga: Cuaca Kepulauan Riau 8 Februari 2025, Tinggi Gelombang 1.25 sampai 2,5 Berpotensi Terjadi di Perairan Bintan-Lingga

"Jumlah sekolah yang terlambat mengisi PDSS mencapai puluhan. Namun, kami masih menelusuri faktor penyebabnya," kata Edi pada Kamis, 6 Februari 2025.

Pemerintah sebenarnya telah memberikan tenggat waktu hingga Kamis, 6 Februari 2025, bagi sekolah untuk memperbarui data PDSS. 

Namun, hingga batas waktu tersebut, masih banyak sekolah yang belum mengunggah data secara tepat waktu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi siswa yang berharap dapat mendaftar ke PTN melalui jalur SNBP.

Untuk menangani masalah ini, Dinas Pendidikan Riau berencana memanggil sekolah-sekolah yang bermasalah guna mengevaluasi penyebab keterlambatan. 

"Kami akan mengevaluasi apakah kendalanya berasal dari pihak sekolah, kurikulum, atau mungkin keterlambatan siswa dalam menyerahkan data. Semua ini perlu kami klarifikasi," tegas Edi.

Selain itu, Dinas Pendidikan Riau telah meminta perguruan tinggi untuk memberikan kelonggaran waktu bagi siswa yang terdampak agar tetap bisa mengikuti SNBP. 

Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian apakah perpanjangan waktu akan diberikan oleh pihak perguruan tinggi.

Baca juga: Kecelakaan Helikopter di Malaysia, Teknisi WNI Tewas Terkena Serpihan

Kasus ini semakin mendapat perhatian publik setelah siswa SMKN 3 Pekanbaru menggelar aksi unjuk rasa menuntut pertanggungjawaban pihak sekolah atas keterlambatan pengisian PDSS. 

Aksi tersebut semakin menambah tekanan terhadap Dinas Pendidikan Riau, terutama dengan semakin banyaknya sekolah yang melaporkan masalah serupa.

Dinas Pendidikan Riau berharap dapat segera menemukan solusi agar siswa tidak dirugikan dan proses pendaftaran SNBP dapat berjalan lancar. 

"Kami berkomitmen untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," pungkas Edi.

Sementara itu, siswa dan orang tua terus menunggu kepastian dari pihak berwenang agar hak mereka untuk mendaftar ke PTN melalui jalur prestasi tidak terancam gagal.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :