Bupati Lingga Baru Turun ke Lokasi Banjir Setelah Dapat Kritik Warga, Respons Dinilai Lambat

Bupati Lingga Baru Turun ke Lokasi Banjir Setelah Dapat Kritik Warga, Respons Dinilai Lambat

Senyum Bupati Lingga, Ketua DPRD Lingga dan pejabat Lingga saat turun ke wilayah banjir di Daik Lingga. (Foto: Prokopim Lingga)

Nurjali

Lingga, Batamnews – Bupati Lingga akhirnya turun langsung meninjau lokasi banjir bersama sejumlah pejabat dan istrinya, setelah mendapatkan kritik tajam dari masyarakat melalui media sosial dan grup WhatsApp.  

Banjir yang melanda Kabupaten Lingga sejak 11 Januari 2025 telah merendam sejumlah wilayah, termasuk Ibu Kota Daik Lingga dan kawasan padat penduduk Dabosingkep. 

Namun, Bupati Lingga beserta pejabat daerah, termasuk Ketua DPRD Lingga dan Wakil Bupati terpilih, baru terlihat mengunjungi pemukiman warga pada 14 dan 15 Januari 2025.  

Baca juga: Tangani Darurat Abrasi di Pesisir Singkep, BPBD Lingga Dapat Bantuan Geobag dari BWS IV Batam

Pada 15 Januari 2025, Bupati Lingga bersama Ketua TP PKK Lingga, Maratusholiha, Ketua DPRD Lingga Maya Sari, serta sejumlah pejabat lainnya meninjau kondisi banjir di Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga. Banjir ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang bersamaan dengan pasang air laut.  

Salah seorang warga terdampak, Dian, menyampaikan sindirannya terkait lambatnya respons pemerintah daerah.  

"Iya bang, baru tadi sama semalam turun ke lokasi. Dari hari pertama sampai hari kedua, mungkin lagi tarik selimut," ujarnya dengan nada kesal, Kamis, 16 Januari 2025.  

Banjir di Kelurahan Daik merendam beberapa titik kampung, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, bahkan lebih parah di beberapa tempat. Sejumlah warga mengeluhkan keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok seperti makanan. 

Baca juga:  Jadwal dan Syarat Pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2025 Polda Kepri

Dinas Sosial Kabupaten Lingga baru mulai mendistribusikan logistik berupa makanan siap saji kepada korban banjir pada 14 Januari 2025, atau hari ketiga sejak banjir melanda. Sementara itu, banjir rob juga merusak fasilitas umum seperti jalan dan jembatan di beberapa wilayah.  

Dalam beberapa video yang beredar, Bupati Lingga mengimbau warganya untuk tetap tenang menghadapi situasi banjir. Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda keberadaan dapur umum atau pengumuman status tanggap darurat dari pemerintah daerah.  

Warga berharap agar pemerintah Kabupaten Lingga segera memberikan solusi nyata untuk menangani bencana ini, terutama dalam penyediaan kebutuhan dasar dan perbaikan infrastruktur yang terdampak. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :