Tangani Darurat Abrasi di Pesisir Singkep, BPBD Lingga Dapat Bantuan Geobag dari BWS IV Batam
Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal. (Foto: istimewa)
Lingga, Batamnews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga bergerak cepat menangani abrasi yang terjadi di Jalan Kebun Niur, Kecamatan Singkep dan Jalan Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir.
Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Batam untuk langkah penanganan darurat.
Sebagai tahap awal, BPBD Lingga telah menerima bantuan 200 unit geobag, yaitu karung khusus yang diisi pasir untuk mencegah abrasi. Okta menjelaskan, 100 geobag sudah didistribusikan ke wilayah Singkep Pesisir dan 100 lainnya ke Singkep. Selanjutnya, tambahan 300 unit geobag akan segera dikirim untuk memperkuat upaya mitigasi di wilayah terdampak.
"Geobag ini digunakan sebagai penahan gelombang atau arus air untuk mencegah abrasi lebih lanjut. Geobag diisi pasir dan disusun sedemikian rupa sepanjang pesisir yang terdampak," ujar Okta kepada Batamnews.co.id, Kamis, 16 Januari 2025.
Baca juga: Hadirkan Akses Internet Stabil, Tower Baru di SMP Negeri 3 Lingga Dukung Pendidikan Digital
Okta menegaskan bahwa geobag hanya merupakan langkah penanganan sementara. Untuk jangka panjang, diperlukan pembangunan infrastruktur penahan gelombang yang dirancang khusus untuk mengatasi ancaman abrasi secara lebih permanen.
"Dari kejadian ini, kami telah memetakan titik-titik rawan bencana abrasi. Data ini akan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan oleh instansi terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat," jelasnya.
BPBD Lingga berharap semua pihak, termasuk pemerintah pusat, dapat memberikan perhatian khusus terhadap ancaman abrasi di wilayah pesisir Lingga. Infrastruktur penahan gelombang yang lebih kokoh diharapkan dapat melindungi kawasan pesisir dari dampak buruk gelombang laut yang semakin intens akibat perubahan iklim.

Komentar Via Facebook :