Anggota DPRD Kepri Ismiyati Minta Pemerintah Bangun Parit Induk Atasi Banjir di Tanjungpinang
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Ismiyati, S.Pd. AUD. (Foto: istimewa)
Tanjungpinang, Batamnews - Kawasan Batu 13, Kelurahan Batu IX, Kota Tanjungpinang, kembali dilanda banjir akibat curah hujan tinggi yang disertai naiknya air laut (rob). Bencana ini merendam sejumlah permukiman warga, termasuk Jalan Jakfaron, Perumahan Puspandari, Perumahan Kenangan Jaya 3, Perumahan Elang, dan Perumahan Hang Kesturi. Hingga saat ini, kerugian yang dialami masyarakat masih dalam proses pendataan.
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Ismiyati, S.Pd. AUD, menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang terus berulang ini. Saat meninjau lokasi banjir, ia menekankan pentingnya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ini. Salah satu usulan yang diajukan adalah pembangunan parit induk sebagai langkah strategis untuk menanggulangi banjir.
“Pemerintah perlu segera membangun parit induk yang membentang dari kawasan Bandara Lama hingga ke laut. Hal ini sangat penting untuk mengantisipasi banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi dan pasang air laut yang sering terjadi di kawasan ini,” ujar Hj. Ismiyati saat meninjau lokasi banjir.
Baca juga: Gizi Anak, Keluarga dan Tantangan Program MGB
Beliau juga menegaskan bahwa masyarakat sangat berharap pemerintah provinsi memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. “Parit induk ini akan menjadi solusi untuk menampung curah hujan tahunan dan mencegah dampak buruk banjir yang merugikan warga. Pemerintah harus segera mengambil tindakan nyata,” tambahnya.
Hj. Ismiyati mengimbau pemerintah daerah dan dinas terkait untuk melakukan kajian teknis dan perencanaan pembangunan infrastruktur ini secepatnya. Ia juga meminta agar masyarakat terus memberikan informasi terkait dampak banjir kepada pihak berwenang untuk mendukung percepatan penanganan.
Selain itu, Ismiyati juga berharap Pemerintah Kota Tanjungpinang bisa selektif dalam memberikan izin pembangunan perumahan agar menghindarkan kawasan yang rawan banjir.
Baca juga: Waka III DPRD Kepri: Revitalisasi Pelantar Kuning Penyengat Penting sebagai Akses Strategis
Dengan adanya pembangunan parit induk ini, diharapkan masalah banjir di kawasan Batu 13 dan sekitarnya dapat teratasi, sehingga warga tidak lagi mengalami kerugian yang terus berulang setiap musim hujan.
Komentar Via Facebook :