Bahu Jalan Yos Sudarso, Lubuk Baja, Jadi Sorotan Akibat Aktivitas PKL

Bahu Jalan Yos Sudarso, Lubuk Baja, Jadi Sorotan Akibat Aktivitas PKL

Tampak sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan dan Warga Batam nongkrong menikmati Lampu Kota (City Light) di bahu dan tembok pembatas jalan Yos Sudarso, Lubuk Baja, Kota Batam. (Foto. Batamnews.co.id).

Nurjali

Batam, Batamnews - Bahu Jalan Yos Sudarso, Lubuk Baja, Kota Batam, menjadi perhatian publik setelah sejumlah pedagang kaki lima (PKL) beraktivitas di area tersebut. 

Selain digunakan untuk berjualan, tembok pembatas jalan juga kerap menjadi tempat nongkrong warga, meskipun kondisi ini dinilai sangat berbahaya.

Pantauan langsung di lokasi menunjukkan para PKL menggunakan gerobak motor hingga mobil untuk menjajakan dagangan mereka di area yang masih dalam tahap penyelesaian pelebaran jalan. 

Aktivitas ini tidak hanya berpotensi menimbulkan kemacetan, tetapi juga membahayakan pedagang dan pengunjung, terutama mereka yang duduk santai di atas tembok pembatas jalan yang curam.

Baca juga: Progres Rempang Eco-City, 47 Kepala Keluarga Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

Menanggapi situasi tersebut, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuti, menegaskan bahwa aktivitas itu melanggar aturan. Ia mengungkapkan BP Batam bersama instansi terkait, termasuk Satpol PP, akan segera mengambil tindakan tegas.

"Terkait adanya pedagang kaki lima, kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak duduk di tembok pembatas karena sangat berbahaya. BP Batam bersama Pemko Batam akan memasang papan larangan di sepanjang Jalan Yos Sudarso," jelas Ariastuti saat dikonfirmasi pada Selasa, 7 Januari 2025 siang.

Ia menambahkan bahwa proyek pelebaran Jalan Yos Sudarso masih dalam tahap perapihan. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat untuk menjaga ketertiban sangat diperlukan agar proses pengembangan jalan berjalan lancar tanpa hambatan.

"Saya mengimbau masyarakat Batam untuk bersama-sama menjaga sarana publik dan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri, seperti duduk di atas tembok pembatas jalan yang curam," tegasnya.

Baca juga: Kontainer Terlepas di Simpang Basecamp Batuaji, Lalu Lintas Sempat Macet

Dengan langkah konkret berupa pemasangan papan larangan dan koordinasi dengan instansi terkait, diharapkan perilaku masyarakat di kawasan tersebut dapat berubah. 

BP Batam juga mengingatkan warga bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di ruang publik.

Pelebaran Jalan Yos Sudarso merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan transportasi di Batam. 

Kerja sama dari semua pihak, termasuk warga, diharapkan dapat menjadikan kawasan ini lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.  

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :