Amerika Serikat dan Singapura Dominasi Tujuan Ekspor Kepulauan Riau pada Januari–November 2024
Grafik perkembangan ekspor dan impor di Kepulauan Riau selama tahun 2024.
Batam, Batamnews – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar dari Provinsi Kepulauan Riau selama Januari–November 2024, dengan nilai mencapai US$3.712,48 juta.
Peranannya terhadap total ekspor nonmigas mencapai 25,17 persen. Sementara itu, Singapura menjadi tujuan utama ekspor migas dengan nilai sebesar US$2.384,68 juta, berkontribusi 77,35 persen terhadap total ekspor migas.
Secara keseluruhan, Singapura menjadi negara tujuan ekspor terbesar Kepulauan Riau, baik migas maupun nonmigas, dengan total nilai ekspor sebesar US$5.571,18 juta atau 31,24 persen dari keseluruhan ekspor provinsi tersebut.
Baca juga: Batam Bakal Punya Jembatan Gantung Hubungkan ke Singapura, Investasi Rp 1,7 Triliun
Ekspor dari Kepulauan Riau didominasi oleh lima pelabuhan utama, yang kontribusinya mencapai 91,64 persen dari total ekspor pada Januari–November 2024.
Pelabuhan Batu Ampar menjadi yang terbesar dengan nilai ekspor US$8.873,33 juta, disusul oleh:
1. Pelabuhan Kabil/Panau: US$2.659,04 juta
2. Pelabuhan Sekupang: US$2.210,84 juta
3. Pelabuhan Tanjung Balai Karimun: US$1.507,83 juta
4. Pelabuhan Tarempa: US$1.091,08 juta
Dari segi volume, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun memimpin dengan total ekspor mencapai 8.516,43 ribu ton, diikuti oleh Pelabuhan Kabil/Panau dengan 3.861,93 ribu ton.
Ekspor Kepulauan Riau pada November 2024 mencapai US$1,92 miliar, naik 7,33 persen dibandingkan Oktober 2024.
Peningkatan ini didorong oleh ekspor migas yang tumbuh 14,90 persen menjadi US$329,36 juta, serta ekspor nonmigas yang naik 5,89 persen menjadi US$1.595,91 juta.
Baca juga: Ini Dua Kandidat Mobil Hybrid Toyota TAM, Tunggu Juknis Pemerintah untuk Diluncurkan
Pada sektor nonmigas, golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) menjadi komoditas utama selama Januari–November 2024, dengan nilai ekspor mencapai US$6.467,62 juta atau 43,85 persen dari total ekspor nonmigas.
Sementara itu, nilai impor pada November 2024 tercatat US$1,63 miliar, turun 1,77 persen dibandingkan Oktober 2024. Hal ini menunjukkan adanya surplus perdagangan yang signifikan bagi Kepulauan Riau.
Dengan dominasi ekspor ke negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Singapura, serta kontribusi utama dari pelabuhan strategis di wilayahnya, Provinsi Kepulauan Riau terus menunjukkan perannya sebagai pusat perdagangan internasional yang vital bagi Indonesia.

Komentar Via Facebook :