Transaksi QRIS di Kepri Melonjak Tajam, Total Nilai Capai Rp4,4 Triliun pada 2024

Transaksi QRIS di Kepri Melonjak Tajam, Total Nilai Capai Rp4,4 Triliun pada 2024

Ilustrasi

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Penggunaan uang digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan. Data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (KpwBI Kepri) mencatat lonjakan transaksi QRIS yang mengesankan sepanjang tahun 2024.

Tercatat pada November 2024, volume transaksi QRIS di Kepri mencapai 3.598.019 transaksi dengan nilai Rp515 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis sebesar 111,73% untuk volume transaksi dan 148,83% untuk nilai transaksi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Ratusan Buruh Geruduk Kantor Graha Kepri, Tuntut Penetapan UMSK Batam yang Berkeadilan

Secara kumulatif, total nilai transaksi QRIS di Kepri selama Januari hingga November 2024 mencapai angka fantastis Rp4,4 triliun. Pertumbuhan ini juga diikuti dengan penambahan 106.371 pengguna baru pada periode yang sama, sehingga total pengguna QRIS di Kepri kini mencapai 525.628 orang.

Dari sisi merchant, saat ini tercatat 571.311 merchant QRIS yang tersebar di seluruh wilayah Kepri, dengan konsentrasi terbesar berada di Kota Batam. Mayoritas merchant tersebut merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pertumbuhan pesat ini mengindikasikan semakin kuatnya penetrasi ekonomi digital di Kepri. KpwBI Provinsi Kepri optimis tren positif ini akan terus berlanjut dan semakin memperkuat posisi Kepri sebagai salah satu wilayah dengan ekonomi digital yang dinamis di Indonesia.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :