Pemko Batam Sinergi Bareng OJK Kepri, Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat melalui Perlindungan Konsumen
Pemerintah Kota Batam bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) Perlindungan Konsumen yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) Perlindungan Konsumen yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, secara resmi membuka kegiatan ToT bertajuk "Cerdas Gunakan Produk Jasa Keuangan, Masa Depan Sejahtera" pada Rabu, 4 Desember 2024, di Kantor Wali Kota Batam. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Dananjaya, diikuti oleh seluruh perangkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam.
Dalam sambutannya, Jefridin menyampaikan apresiasi tinggi kepada OJK dan pihak-pihak terkait atas inisiatif peningkatan literasi keuangan ini. Ia berharap para peserta dapat mensosialisasikan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing.
Baca juga: ALFI Dorong Batam Jadi Hub Logistik Udara dan Laut, Usulkan Penerbangan Kargo Langsung ke Korea
"Kami mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan ini. Harapannya, para peserta dapat menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada masyarakat di sekitarnya," ujarnya.
Jefridin menekankan pentingnya para peserta memanfaatkan pelatihan dengan baik. Ia berharap perangkat kecamatan dan kelurahan dapat menjadi agen literasi keuangan yang mampu menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap produk keuangan ilegal.
"Mulai hari ini, masyarakat kita harus menjadi lebih cerdas dalam menggunakan produk jasa keuangan. Jangan sampai tertipu dan menjadi korban kejahatan digital," tegasnya.
Kepala OJK Kepri, Sinar Dananjaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat perlindungan konsumen melalui pencegahan dan penanganan kasus keuangan ilegal.
Baca juga: Nizar-Novrizal Menang Telak di Pilkada Lingga 2024, Irham: Insya Allah, Menang dengan Sah!
"Perkembangan teknologi digital di sektor jasa keuangan menawarkan kemudahan, tetapi sering kali belum diimbangi dengan literasi digital yang memadai. Hal ini membuat banyak masyarakat rentan menjadi korban kejahatan seperti investasi bodong, judi online, hingga modus kejahatan digital," paparnya.
Atas nama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Jefridin berpesan agar seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari narasumber dan menyampaikannya kepada masyarakat.
"Kegiatan ini sangat penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Batam. Dengan cerdas menggunakan produk jasa keuangan, masyarakat kita akan lebih terlindungi dan sejahtera," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :