UMKM dalam Perekonomian Daerah Disorot dalam Kegiatan Business Matching di Tanjungpinang

UMKM dalam Perekonomian Daerah Disorot dalam Kegiatan Business Matching di Tanjungpinang

Kegiatan Business Matching di Tanjungpinang.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews – Usaha kecil dan mikro (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga stabilitas ekonomi lokal. 

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, saat membuka kegiatan Business Matching Akses Pembiayaan kepada pelaku UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Pemerintah Kota Tanjungpinang, yang berlangsung di Plaza Hotel.

Dalam sambutannya, Zulhidayat menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya mempercepat inklusi dan literasi keuangan. 

Baca juga: Daftar Juara Lomba Balita Sehat Indonesia Tingkat Kabupaten Bintan 2024

“Momentum ini adalah salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya.

Berdasarkan survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2024, indeks literasi keuangan penduduk Indonesia tercatat sebesar 65,43%, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 75,02%. 

Zulhidayat berharap angka ini terus meningkat seiring dengan upaya bersama dalam memperkuat ekonomi daerah. 

“UKM dan IKM memiliki peran signifikan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga stabilitas ekonomi lokal,” lanjutnya.

Pelaku usaha sering menghadapi kendala terkait akses pembiayaan, yang menjadi tantangan utama dalam pengembangan usaha mereka. Zulhidayat mengapresiasi kerja sama dengan OJK Kepulauan Riau melalui kegiatan Business Matching ini. 

“Kami berharap sinergi antara pelaku usaha dan lembaga pembiayaan dapat memperluas pemahaman mengenai berbagai skema pembiayaan, baik melalui perbankan, koperasi, maupun lembaga nonbank. Kegiatan ini juga membuka jalur komunikasi langsung antara pelaku usaha dan penyedia modal, serta mendorong terciptanya solusi pembiayaan yang lebih inklusif dan sesuai kebutuhan UKM,” jelasnya.

Baca juga: Ribuan Tenaga Honorer di Pemko Tanjungpinang Ikuti Tes CAT PPPK, Dua Orang Gugur

Ia juga mengimbau pelaku UKM dan IKM untuk menghindari pinjaman dari rentenir atau platform pinjaman online yang tidak resmi. 

“Jangan tergiur dengan pinjaman rentenir atau pinjaman online. Pemerintah telah menyediakan berbagai stimulus, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0%, yang memudahkan pelaku usaha untuk berkembang dengan cara yang aman,” tegas Zulhidayat.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Dananjaya, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM. 

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret dari TPAKD, OJK, dan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam membantu pelaku UMKM memperoleh pembiayaan yang lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sinar menambahkan bahwa OJK berkomitmen memberikan pendampingan kepada UMKM, termasuk pelatihan literasi keuangan. 

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita. Dengan mendukung mereka, kita turut mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan Business Matching ini diharapkan dapat menjadi wadah efektif untuk mengatasi kendala permodalan yang kerap dihadapi pelaku usaha kecil dan mikro, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :