Rumah Susun RSUD Tanjungbatu Kundur Dibangun, Penunjang Peningkatan Tipe RSUD
Peletakan batu pertama pembangunan rumah susun di Kabupaten Karimun.
Batamnews, Karimun - Rumah susun RSUD Tanjungbatu, Kundur, Kabupaten Karimun, resmi memulai proses pembangunannya dengan peletakan batu pertama.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekretaris Daerah Djunaidi, serta perwakilan dari Kementerian PUPR Balai Penyedia Perumahan Kepulauan Riau.
Rumah susun ini dirancang sebagai fasilitas penunjang untuk RSUD Tanjungbatu Kundur dalam proses peningkatan tipe, dari tipe D ke tipe C. Proyek ini dibiayai melalui APBD tahun 2024/2025 dengan total anggaran sekitar Rp 21 miliar.
Baca juga: Kapolres Karimun Tegaskan Aturan Pengamanan TPS Pilkada 2024, Tidak Boleh Bawa Senjata Api
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah susun RSUD di Kundur,” ujar Bupati Aunur Rafiq.
Bupati Aunur Rafiq dan Wakil Bupati Anwar Hasyim telah berupaya keras untuk mewujudkan peningkatan tipe RSUD Tanjungbatu.
Upaya ini diwujudkan dengan pembangunan fasilitas penunjang oleh pemerintah daerah, yang melibatkan koordinasi intensif dengan Kementerian PUPR.
Tahapan awal pembangunan rumah susun ini mencakup pengiriman detail desain, penyediaan lahan, serta pengajuan surat resmi ke Kementerian PUPR.
Setelah persyaratan tersebut terpenuhi, Kementerian PUPR melakukan survei untuk menilai kelayakan pembangunan. “Alhamdulillah, saat ini pembangunan sudah dapat dimulai,” ungkap Aunur Rafiq.
Baca juga: Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kolam Berendam Hotel di Karimun, Diduga Akibat Epilepsi
Rumah susun ini nantinya dapat difungsikan sebagai ruang rawat inap atau fasilitas bagi keluarga pasien. “Nanti kita akan melakukan penyempurnaan terkait pengoperasiannya,” kata Bupati Rafiq.
Ia juga menegaskan pentingnya keberadaan rumah sakit di Pulau Kundur, mengingat wilayah ini mencakup beberapa kecamatan dan pulau-pulau sekitarnya. Pembangunan rumah susun ini diharapkan dapat mengurangi beban RSUD Muhammad Sani di Pulau Karimun.
“Dengan adanya fasilitas ini, pelayanan kesehatan masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan maksimal,” pungkas Aunur Rafiq.

Komentar Via Facebook :