Kampanye Akbar Rudi-Rafiq di Karimun, Disambut Antusias Ribuan Warga
Kampanye Akbar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Rudi - Aunur Rafiq di Kabupaten Karimun.
Batamnews, Karimun - Kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq, berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan masyarakat.
Acara yang digelar pada Jumat, 22 November 2024 malam, bertempat di Stadion Mini P4, Kelurahan Parit Benut, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, menjadi ajang orasi politik yang penuh semangat.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam dukungan mereka terhadap pasangan nomor urut 2 ini. Yel-yel dukungan dan seruan untuk memilih Rudi-Rafiq menggema sepanjang acara.
Baca juga: Firman-Ery Janjikan Program Pro-Rakyat untuk Karimun, Simak Daftarnya!
Dalam orasinya, calon gubernur Muhammad Rudi berjanji akan menyelesaikan masalah Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) di Kabupaten Karimun jika terpilih pada Pilkada 2024.
“Tidak mungkin saya biarkan isu-isu ini dimanfaatkan orang lain. Ada isu tunjangan TPP yang tidak cair-cair. Jika saya terpilih menjadi gubernur, saya akan tangani dan selesaikan itu,” ujar Rudi.
Rudi menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran TPP terjadi karena kondisi keuangan Kabupaten Karimun yang masih bergantung pada Pemerintah Provinsi. Ia menegaskan, situasi tersebut bukan kesalahan Bupati Aunur Rafiq, yang kerap menjadi sasaran fitnah.
“Jangan diburukkan nama beliau (Aunur Rafiq), seolah-olah beliau tidak bertanggung jawab. Keterlambatan ini terjadi karena sistem, bukan karena keengganan beliau,” tambah Rudi.
Rudi juga menyampaikan optimisme bahwa mulai awal 2025, masalah keuangan daerah akan teratasi berkat regulasi baru yang meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu perubahan signifikan adalah aturan baru terkait bagi hasil pajak kendaraan bermotor.
“Mulai 1 Januari 2025, bagi hasil pajak kendaraan bermotor langsung dipotong untuk daerah. Kabupaten Karimun akan mendapat 66 persen dari pajak tersebut, sehingga PAD Karimun dipastikan meningkat,” jelasnya.
Menurut Rudi, kolaborasi antara gubernur dan bupati terpilih sangat penting untuk mendorong masuknya investasi ke Karimun. Dengan investasi yang masuk, pendapatan daerah akan meningkat, diikuti dengan perbaikan ekonomi masyarakat.
“Syarat investasi masuk adalah perizinan yang mudah dan kota yang ramah untuk investor,” ujarnya.
Selain itu, pasangan dengan slogan “HMR berAura” ini juga memiliki program peningkatan pendidikan agama, termasuk pemberian insentif bagi guru Al-Qur’an.
Baca juga: Pasangan Rudi-Rafiq Dapat Dukungan Kuat dari Purnawirawan Polri dan Putra Putri Polri Karimun
“Sejarah kita berasal dari Lingga dan Penyengat. Di Penyengat, kami akan membangun pesantren terbesar di Kepri,” tambah Rudi.
Tokoh pendiri Provinsi Kepri, Huzrin Hood, turut hadir dalam kampanye ini. Ia membela Aunur Rafiq dari berbagai tudingan miring, termasuk isu TPP ASN yang belum dibayarkan.
“Aunur Rafiq difitnah, seolah-olah tidak membayarkan TPP karena uang dari pusat belum turun. Fitnah seperti ini sangat menyedihkan,” ujar Huzrin.
Kampanye akbar ini juga dimeriahkan oleh penampilan penyanyi ibukota Silvia Ananta dan Givri KDI, serta seni tradisional seperti silat Melayu dan kompang, yang semakin menyemarakkan suasana.
Komentar Via Facebook :