Warga Kampung Belian Resah Akibat Truk Pengangkut Tanah Beroperasi Hingga Tengah Malam, Sebabkan Pencemaran Lingkungan
Aktivitas truk tanah di Kampung Belian, Batam Kota, yang meresahkan warga setempat. (Foto: Batamnews)
Batam, Batamnews – Warga Kampung Belian, Batam Kota, Kepulauan Riau, mengeluhkan aktivitas truk pengangkut tanah yang beroperasi tanpa henti dari siang hingga tengah malam. Aktivitas ini tidak hanya menimbulkan keresahan sosial, tetapi juga berdampak buruk pada lingkungan sekitar.
"Jalan jadi kotor, kalau hujan becek, kalau tidak hujan berdebu," ungkap Vanesa, seorang warga Kampung Belian, kepada Batamnews.co.id.
Dari pantauan di lokasi, aktivitas truk pengangkut tanah ini tidak terlihat diawasi oleh pihak terkait, baik dari Satpol PP Kota Batam maupun aparat kepolisian. Truk-truk itu tampak beroperasi dengan bebas tanpa aturan yang jelas. Aktivitas ini diduga terkait dengan penggalian tanah untuk proyek di wilayah tersebut.
Selain mengganggu kenyamanan warga, dampaknya juga dirasakan pada infrastruktur jalan yang semakin rusak. "Sudah sering jalan ini berlubang akibat truk-truk berat ini, tapi tidak ada tindakan nyata dari pihak berwenang," keluh warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.
Sebelumnya, Polda Kepri sempat melakukan penindakan terhadap sejumlah truk tanah yang beroperasi tanpa izin dan dokumen lengkap. Namun, hingga kini, aktivitas serupa kembali marak terjadi di Kampung Belian.
Warga berharap pemerintah kota dan aparat terkait segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini. "Kami hanya ingin hidup nyaman tanpa terganggu debu dan jalan rusak," tambah Vanesa.
Keresahan warga Kampung Belian ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas agar kenyamanan dan lingkungan masyarakat tetap terjaga.

Komentar Via Facebook :