Tiru Jakarta, Batam Kembangkan Sistem BRT untuk Atasi Kemacetan

Tiru Jakarta, Batam Kembangkan Sistem BRT untuk Atasi Kemacetan

Salah Halte Transfer Point Batam Center yang ada di Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam tengah mempersiapkan sistem transportasi massal modern dengan mengadopsi konsep Bus Rapid Transit (BRT), yang sebelumnya sukses diterapkan di Jakarta. 

Saat ini, inisiatif tersebut masih dalam tahap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).  

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, menyampaikan bahwa pembahasan Ranperda tersebut baru memasuki tahap awal.  

"Saat ini, kita sedang membahas Ranperda, khususnya Bab 1 yang mencakup pengertian umum yang dikaitkan dengan pasal-pasal. Ketentuan umum hampir selesai kami bahas," jelasnya saat ditemui pada Selasa, 19 November 2024.

Baca juga: Dishub Batam Gelar Razia Gabungan, Ini Pelanggaran yang Harus Diwaspadai Pengendara

Salim menjelaskan bahwa sistem BRT yang akan diterapkan di Batam menggunakan jalur khusus untuk menghindari kemacetan, seperti yang telah berhasil di Jakarta.  

"BRT menggunakan jalur khusus sehingga mampu menghindari kemacetan. Pola ini terbukti efektif di Jakarta," ujarnya.  

Namun, penerapan BRT di Batam akan disesuaikan dengan kondisi infrastruktur yang tersedia.  

"Implementasinya akan menyesuaikan dengan situasi daerah dan ketersediaan jalur. Pada tahap awal, kami berencana memanfaatkan lajur paling pinggir dari jalan yang sudah ada," tambahnya.  

Berdasarkan studi kelayakan yang telah dilakukan, beberapa area telah diidentifikasi sebagai jalur potensial BRT, seperti kawasan Nagoya, Batuaji, dan Batam Center.  

"Studi kelayakan sudah ada, mencakup perencanaan untuk seluruh Kota Batam. Ke depan, rencana ini akan dipertajam karena kami sudah memiliki dasar dan detailnya," ungkap Salim.  

Terkait pengembangan infrastruktur, Salim mengungkapkan bahwa pembangunan jalan baru atau penambahan lajur khusus BRT akan dilakukan jika anggaran mencukupi.  

Baca juga: Imigrasi Ungkap Peningkatan Animo Paspor Elektronik di Batam, 35.620 Paspor Telah Diterbitkan

"Jika dana tersedia, kita akan membangun jalan baru atau menambah lajur untuk mendukung konsep BRT ini," jelasnya.  

Ketika ditanya tentang kemungkinan implementasi pada tahun 2025, Salim menekankan bahwa fokus utama saat ini masih pada pembahasan regulasi.  

"Kami masih dalam tahap pembahasan Ranperda. Setelah itu, masih ada berbagai proses dan pengurusan yang harus dilalui," tegasnya.  

Penerapan sistem BRT di Batam diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transportasi umum sekaligus mengurangi kemacetan di kota ini. Namun, proses implementasinya memerlukan persiapan matang dan waktu yang cukup panjang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :