Kisah Tragis Lansia di Batam: Nenek Janawer Jadi Korban Penipuan Modus Transfer, Barang Senilai Rp2,7 Juta Dibawa Kabur
Mini Market Aditya di Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam, jadi korban pencurian dengan modus pembelian fiktif hingga jutaan rupiah, Senin (11/11/2024). (Foto. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Kasus penipuan dengan modus pembelian fiktif menimpa Janawer (71) dan istrinya, Erlinawati (58), yang selama 14 tahun menjalankan Mini Market Aditya di Tanjung Uma, Lubuk Baja, Kota Batam.
Peristiwa yang merugikan mereka hingga jutaan rupiah ini terjadi pada Senin, 11 November 2024 sekitar pukul 10.30 WIB, ketika dua pria tak dikenal berhasil melarikan barang belanjaan bernilai tinggi setelah berpura-pura sebagai pembeli.
Dua pria tersebut datang ke Mini Market Aditya dengan alasan membeli barang dalam jumlah besar yang rencananya akan dikirim ke kapal. Mereka mengambil sejumlah perlengkapan seperti popok bayi, perlengkapan mandi, dan rokok senilai sekitar Rp2,7 juta.
Janawer awalnya tidak menaruh curiga, justru senang karena melihat barangnya terjual banyak.
Baca juga: Pura-pura Pakai Transfer, Dua Pria Curi Barang Jutaan Rupiah di Mini Market Aditya Batam
Namun, situasi berubah saat kedua pria itu hendak membayar. Mereka mengaku tidak membawa uang tunai dan berniat melakukan transfer.
Janawer yang tidak memiliki alat pembayaran digital di tokonya, lalu menyarankan agar salah satu pria tersebut diantar Erlinawati ke bank terdekat.
Di tengah perjalanan ke bank, pelaku kabur, meninggalkan Erlinawati dalam keadaan terkejut. Rekan pelaku yang menunggu di sekitar toko pun segera membawa kabur barang-barang belanjaan menggunakan sepeda motor Scoopy warna merah.
Teriakan “Maling!” dari Erlinawati menarik perhatian warga, namun kedua pelaku berhasil meloloskan diri.
Baca juga: Keterangan Saksi Ungkap Kronologi Meninggalnya Satryo Heryasa di SPBU Batam
Tak terima dengan kejadian ini, Janawer dan Erlinawati segera melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Lubuk Baja.
“Kami sudah melapor dan berharap pelaku segera ditangkap,” ujar Janawer, berharap kasus ini menjadi peringatan bagi pelaku lainnya.
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap para pelaku.
Komentar Via Facebook :