Warsiti, Penjual Kacang Bungkus di Batam Akhirnya Menjejakkan Kaki di Tanah Suci Mekkah
Warsiti, seorang nenek yang sehari-harinya berjualan kacang bungkus di Batam, akhirnya bisa mewujudkan impian beribadah di Tanah Suci Mekkah. (Foto: tangkapan layar video)
Batam, Batamnews - Warsiti, seorang nenek yang sehari-harinya berjualan kacang bungkus di Batam, akhirnya bisa mewujudkan impian beribadah di Tanah Suci Mekkah.
Kisah inspiratif Warsiti ini menyentuh hati banyak orang, terutama karena keberangkatannya ke Mekkah bermula dari keikhlasannya menyumbangkan uang Rp1 juta untuk membantu warga Palestina.
Warsiti, yang dikenal masyarakat sebagai sosok sederhana dan ikhlas, tak pernah menyangka bahwa sumbangan kecilnya untuk Palestina akan berbuah perjalanan ke Tanah Suci.
Ia yang setiap harinya berdagang kacang asongan di Batam, rela menyisihkan sebagian hasil jualannya untuk membantu mereka yang membutuhkan, walau ia sendiri hidup dengan kondisi yang terbatas.
Baca juga: Kisah Nenek Warsiti: Dermawan Sumbang Palestina, Berangkat Umrah Gratis sebagai Apresiasi
Sesampainya di Mekkah, Warsiti tampak tak kuasa menahan air mata. Ia menangis haru dan terenyuh ketika akhirnya bisa melihat langsung Ka'bah, sesuatu yang selama ini hanya ia bayangkan.
Ia juga mendapat kesempatan untuk mencium Hajar Aswad, sebuah pengalaman yang sangat diimpikan oleh jutaan umat Muslim di seluruh dunia.
Kisah Warsiti ini segera menyebar dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Keikhlasannya dalam bersedekah meski dalam keterbatasan menjadi pengingat bahwa rezeki datang dari arah yang tidak terduga. Kisahnya menunjukkan bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, tidak akan sia-sia di mata Tuhan.
Komentar Via Facebook :