Sumbang Hasil Jualan Kacang untuk Palestina, Seorang Nenek di Batam Diberangkatkan Umroh bulan Depan

Sumbang Hasil Jualan Kacang untuk Palestina, Seorang Nenek di Batam Diberangkatkan Umroh bulan Depan

Nenek Warsita, penjual kacang keliling saat dapat hadiah Umrah.

Nurjali

Batam, Batamnews - Kisah inspiratif Nenek Warsita, penjual kacang keliling yang menyumbangkan Rp 1 juta untuk Palestina, kini mendapat imbalan tak terduga. Nenek berusia 60 tahun ini akan diberangkatkan umroh oleh sebuah travel di Batam, @umrohberkahindonesia.

"Insyaallah akan diberangkatkan di Oktober ini," ujar Sinta, cucu Nenek Warsiti, Senin, 30 September 2024.

Rencana keberangkatan umroh ini menjadi kabar gembira bagi Nenek Warsiti yang sebelumnya mencuri perhatian publik saat menyumbangkan hasil penjualan kacangnya untuk Palestina dalam acara "Warga Batam Bersama Palestina" pada 8 September 2024 lalu di Alun-alun Engku Putri, Batam Centre.

Baca juga: Sosialisasi CBIB di Bintan, Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan dan Dukung Produktivitas Nelayan

Sinta menjelaskan bahwa aktivitas berjualan kacang yang dilakukan neneknya bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Nenek berjualan kacang itu untuk mengisi aktivitas dia sehari-hari. Dari hasil berjualan itu, ia lebih sering bersedekah," tambahnya.

Nenek Warsiti biasanya berjualan selama satu hingga dua jam di siang dan sore hari di sekitar Pasar Jodoh. Meski hidup sederhana, ketulusan hatinya dalam menyumbang untuk Palestina telah menyentuh banyak pihak.

Sebelumnya, tindakan mulia Nenek Warsiti sempat mengundang perhatian seorang dermawan yang ingin memberikan hadiah Rp 10 juta kepadanya. Namun, di luar dugaan, Nenek Warsiti menolak hadiah tersebut dan memilih agar dana itu didonasikan langsung ke Palestina.

Baca juga: Seorang Wanita Melahirkan di Atas Kapal MV Citra Legacy 3 dalam Perjalanan Johor-Batam

Keputusan Nenek Warsiti untuk menolak hadiah dan tetap berkomitmen membantu Palestina semakin menginspirasi banyak orang. Hal ini yang kemudian mendorong panitia acara untuk menawarkan kesempatan umroh kepadanya.

Kisah Nenek Warsiti menjadi pengingat bahwa ketulusan dan kedermawanan tidak mengenal batas usia atau kondisi ekonomi. Semoga perjalanan umroh ini menjadi hadiah terindah bagi Nenek Warsiti atas kebaikan hatinya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :