Debat Panas Pilkada Batam 2024: Isu Pelat Mobil Palsu Jadi Sorotan antara Nuryanto dan Amsakar Achmad
Debat Pilkada Batam 2024.
Batam, Batamnews - Debat terbuka Calon Wali Kota Batam berlangsung panas saat sesi tanya jawab, terutama ketika Calon Wali Kota Batam Nomor Urut 1, Nuryanto, mengangkat isu dugaan penggunaan pelat mobil palsu oleh pesaingnya, Amsakar Achmad (Nomor Urut 2).
Debat yang digelar KPU Kota Batam pada Jumat malam 1 November 2024 ini semakin memanas setelah Nuryanto menanyakan hal tersebut berdasarkan informasi dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri.
"Saya minta penjelasan terkait informasi dari Ditlantas Polda Kepri tentang adanya penggunaan pelat mobil palsu," tegas Nuryanto, yang menyebut bahwa pertanyaan ini diajukan demi transparansi publik dan pemerintahan yang bersih.
Baca juga: Debat Pilgub Kepri: Siapa yang Unggul Soal Strategi Atasi Pengangguran dan Ketimpangan Ekonomi
Menanggapi tuduhan itu, Amsakar Achmad mengakui bahwa pertanyaan tersebut tidak terkait langsung dengan visi dan misi.
Namun, ia tetap memberikan klarifikasi bahwa mobil tersebut adalah pinjaman dari rekan, dan ia memang menggunakan pelat nomor BP 1868 yang sudah tidak berlaku. Amsakar mengaku lalai dan bersedia menerima sanksi tilang atas kelalaiannya.
"Itu murni keteledoran saya, dan saya minta maaf kepada semua," ungkapnya.
Nuryanto kemudian menegaskan bahwa persoalan ini berkaitan erat dengan integritas kepemimpinan yang harus bersih.
Baca juga: Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Nyaris Tak Saling Memanggil Nama Sepanjang Debat
Insiden ini menjadi sorotan dalam debat terbuka yang merupakan bagian dari rangkaian Pemilihan Wali Kota Batam 2024.
Debat ini merupakan tahapan penting dalam pemilihan kepala daerah, yang memberi kesempatan masyarakat mengenal calon pemimpinnya sebelum memberikan suara.

Komentar Via Facebook :