Aliasar, Wartawan Radarkepri.com, Resmi Melaporkan Intimidasi Pejabat DPRD Lingga ke Polda Kepri

Aliasar, Wartawan Radarkepri.com, Resmi Melaporkan Intimidasi Pejabat DPRD Lingga ke Polda Kepri

Aliasar wartawan Radar Kepri setelah membuat laporan resmi atas tindakan intimidasi yang dialaminya.

Nurjali

Batam, Batamnews - Aliasar, Kepala Biro radarkepri.com yang juga seorang wartawan, resmi membuat laporan pengaduan ke Polda Kepri pada Sabtu, 26 Oktober 2024. 

Laporan ini terkait ancaman yang diterimanya dari Sekretaris DPRD Kabupaten Lingga, Saparudin, yang kini menjabat sebagai Sekwan Lingga.

Laporan tertulis tersebut disertai dengan uraian singkat mengenai kronologi peristiwa pengancaman yang diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kepri di Nongsa, Batam. 

Pengaduan ini diterima oleh petugas piket, Briptu Alfa Gulf Asmara. "Kami terima laporan pengaduannya, pak. Kami proses sesuai prosedur," ujar Briptu Alfa saat menerima laporan yang diserahkan langsung oleh Aliasar. 

Penyerahan laporan tersebut juga disaksikan oleh pimpinan redaksi radarkepri.com, Irfan Antontrik ST.

Baca juga: AJI Tanjungpinang Kecam Ancaman Sekwan DPRD Lingga terhadap Jurnalis Radar Kepri

Setelah laporan pengaduan diterima, pihak kepolisian akan memanggil sejumlah saksi yang mengetahui dan menyaksikan kejadian untuk dimintai keterangan, termasuk terlapor, Saparudin.

Kasus pengancaman terhadap pekerja pers, khususnya wartawan, ini diharapkan dapat mendapat perhatian serius dari Polda Kepri. 

Aliasar menyampaikan harapannya agar Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini sehingga dapat diselesaikan dengan tuntas. 
"Kita berharap Kapolda Kepri memberi atensi sehingga dapat dituntaskan," tutup Aliasar usai membuat laporan pengaduan.

Insiden kekerasan dan pengancaman tersebut dialami oleh seorang jurnalis Radar Kepri bernama Aliasar di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Bintan. Kejadian ini dipicu oleh pemberitaan terkait dugaan korupsi pengadaan bonsai.

Saat berada di lokasi, Aliasar didatangi oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Lingga, Safarudin, bersama tujuh orang rekan yang diduga membawa botol minuman beralkohol. 

Baca juga: IWO Kepri Menyesalkan Ancaman Sekretaris DPRD Lingga kepada Wartawan Radar Kepri

Mereka datang untuk memprotes pemberitaan yang menyebut dugaan keterlibatan istri Bupati dalam proyek pengadaan bonsai.

Pertemuan yang awalnya berupa perdebatan berubah menjadi memanas. Safarudin marah dan memecahkan botol minuman yang ia bawa, menunjukkan pecahan botol itu di depan Aliasar. 

Selain itu, Aliasar juga menerima perkataan tidak pantas dari Safarudin, bahkan diajak berkelahi oleh pejabat tersebut.

Meski situasi memanas, tidak terjadi kekerasan fisik karena teman-teman Safarudin berhasil membawanya pergi dari tempat kejadian.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :