Ancam Wartawan, PWI Kecam Keras Tindakan Premanisme Sekretaris DPRD Lingga

Ancam Wartawan, PWI Kecam Keras Tindakan Premanisme Sekretaris DPRD Lingga

Wartawan Senior Pengurus PWI Kepulauan Riau.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Sejumlah wartawan senior yang tergabung dalam wadah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengecam keras tindakan premanisme yang dilakukan oleh Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga, Safaruddin terhadap wartawan radarkepri.com, Aliazar di Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Rabu, 23 Oktober 2024.

Tindakan premanisme yang dilakukan oleh suami Ketua DPRD Lingga, Mayasari bersama 8 orang anggota kelompoknya kepada Aliazar tersebut, berupa pengancaman pembunuhan menggunakan botol minuman beralkohol yang sudah dipecahkan. 

Diduga, tindakan bar-bar pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Lingga itu, dilatarbelakangi pemberitaan Aliazar di media online radarkepri.com terkait kasus dugaan korupsi pengadaan bibit tanaman Bonsai dan rekaman percakapan bagi-bagi duit APBD Lingga yang melibatkan Safaruddin, Bupati Lingga Muhammad Nizar dan istrinya Maratusholiha. 

Baca juga: Wartawan Radar Kepri Diancam Sekwan Lingga Terkait Berita Dugaan Keterlibatan Istri Bupati di Proyek Pengadaan Bonsai

“Ini tindakan bar-bar yang dapat mengancam kebebasan pers. Apalagi dilakukan oleh seorang pejabat tinggi di tingkatan Pemerintah Kabupaten. Kita akan dorong pihak kepolisian mengambil tindakan tegas terhadap cara-cara premanisme seperti ini,” tegas wartawan senior Kepri, Ady Indra Pawennari, Jumat, 25 Oktober 2024.  

Ady yang juga Bendahara PWI Kepri ini sangat menyayangkan masih ada orang, apalagi pejabat daerah yang lebih mengedepankan otot daripada otak dalam menyelesaikan permasalahan. 

Dalam Undang-Undang Nomor : 40 Tahun 1999 tentang Pers, sudah jelas diatur mekanisme penyelesaian suatu masalah yang berkaitan dengan karya jurnalistik.

“Kalau merasa dirugikan dalam sebuah pemberitaan, gunakan hak jawab. Jika masih juga tidak puas laporkan ke Dewan Pers. Bukan menggunakan cara-cara premanisme dengan mengancam keselamatan jiwa orang lain. Apalagi, wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dilindungi Undang-Undang,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan wartawan senior Kepri lainnya, Sigit Rahmat. Anggota Dewan Kehormatan PWI Kepri ini menyarankan korban untuk segera membuat laporan polisi sebagai pembelajaran kedepan bahwa tidak ada manusia di muka bumi ini yang kebal hukum.

“Ni orang mungkin belum pernah “sekolah” kali ya? Bukannya memberikan contoh yang baik, malah mengajarkan cara-cara yang tidak beradab,” ujarnya.

Sementara itu, korban Aliazar mengaku sangat trauma dengan kejadian tersebut. Ia tak menyangka ajakan makan malam oleh mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lingga itu, berujung pengancaman terhadap keselamatan jiwanya.

“Jadi, sore itu saya ditelpon dan diajak makan malam oleh Safaruddin di Pancur. Saya tidak ada curiga sedikit pun. Safaruddin akhirnya datang bersama 8 orang temannya sekitar pukul 22.30 malam. Yang saya kenal hanya Safaruddin dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Widi Satoto. Tiba-tiba Safaruddin mendekati saya dengan memecahkan botol minuman beralkohol. Dia mau pukul saya, tapi dicegah sama temannya,” beber Aliazar.

Baca juga: Ini Daftar Orang yang Paling Takut Alias Wello Jadi Bupati Lingga

Saat akan melakukan pemukulan terhadap dirinya, Safaruddin mengeluarkan caci maki terhadapnya dengan kata-kata kotor yang sangat merendahkan profesi wartawan yang disebutnya “berita taik”. Bahkan, nama instansi kejaksaan pun sempat disebutnya pantek.  

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, Aliazar mengungsi ke rumah keluarganya di Tanjungpinang, sekaligus melaporkan kejadian yang menimpanya kepada Pemimpin Redaksi radarkepri.com tempatnya bekerja, Irfan Antontrik.

“Pemimpin Redaksi saya memerintahkan saya untuk segera membuat laporan polisi. Insya Allah, saya segera membuat laporan polisi,” katanya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :