Baznas Kepri Salurkan Bantuan kepada 500 Penerima Manfaat di Karimun dalam Peringatan Hari Santri
Dalam rangka memperingati Hari Santri, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan bantuan kepada 500 orang penerima manfaat di Kabupaten Karimun.
Karimun, Batamnews – Dalam rangka memperingati Hari Santri, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan bantuan kepada 500 orang penerima manfaat di Kabupaten Karimun. Bantuan tersebut terdiri dari uang tunai untuk para santri serta paket sembako untuk masyarakat dhuafa.
Sebanyak 400 santri dari berbagai pondok pesantren di Karimun menerima uang tunai, sementara 100 orang dari kalangan masyarakat dhuafa mendapatkan paket sembako. Paket sembako tersebut berisi bahan-bahan pokok seperti mie instan, gula, beras, sarden, dan minyak goreng.
Acara penyerahan bantuan tersebut diselenggarakan di Aula Darun Nadwa, Masjid Agung Karimun, pada Jumat, 18 Oktober 2024. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Santri yang mengusung tema "Menyambut Juang Merangkuh Masa Depan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anak Negeri."
Baca juga: Polsek Tebing Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sampah Menumpuk di TPS-TPS
Kepala Baznas Provinsi Kepri, Arusman Yusuf, menyampaikan bahwa para penerima manfaat merupakan perwakilan dari seluruh pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Karimun.
"Hari ini ada total 500 orang penerima manfaat, terdiri dari para santri dan dhuafa. Dhuafa kita berikan sembako, dan santri diberikan uang transportasi," jelas Arusman Yusuf.
Arusman juga menegaskan bahwa bantuan ini bersumber dari dana zakat umat yang dikelola Baznas, dan disalurkan melalui berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Ini bagian dari komitmen kami bahwa dana zakat infak yang dititipkan kepada kami benar-benar disalurkan dengan tepat melalui program yang telah direncanakan," tambahnya.
Baca juga: Bakti Lubis - Raja Bakhtiar Gaet Generasi Z Karimun, BaRa Muda Siap Menangkan Pilkada 2024
Selain itu, Arusman mengungkapkan bahwa Baznas Kepri memiliki program pembinaan untuk para dai, baik yang berada di wilayah terpencil (hinterland) maupun di perkotaan (mainland). Program ini bertujuan untuk mendukung para imam dan dai dengan memberikan insentif sesuai dengan kemampuan Baznas.
"Kami akan mendata para imam ini untuk diberikan salary sesuai kemampuan kami," ujarnya.
Dengan adanya penyaluran bantuan ini, Baznas Kepri berharap dapat meringankan beban masyarakat dan santri, sekaligus memperkokoh komitmen dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang transparan dan bertanggung jawab.

Komentar Via Facebook :