Viral Wanita Jadi Korban Jambret di Kampung Kolam Tanjungpinang, Kehilangan Rp20 Juta
Tangkapan layar diduga korban jambret yang diamankan ke rumah warga.
Tanjungpinang, Batamnews – Seorang wanita menjadi korban penjambretan di Kampung Kolam RT 03/RW 07, Kelurahan Tanjungpinang, pada Jumat, 4 Oktober 2024 malam.
Kejadian tersebut telah tersebar luas di media sosial, dengan korban mengalami luka serta kehilangan sejumlah barang berharga.
Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Zubaidah, membenarkan laporan mengenai peristiwa tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik aksi kriminal tersebut.
"Benar, kita masih lakukan penyelidikan," ungkapnya singkat saat dihubungi, Sabtu, 5 Oktober 2024.
Baca juga: Dugaan Korupsi Pengadaan Bonsai di Kabupaten Lingga, BPI KPNPA RI Buat Laporan ke Kejati Kepri
Dilansir dari salah satu akun media sosial, Ketua RT setempat, Sumiati, juga memberikan keterangan mengenai kejadian ini. Ia pertama kali mengetahui insiden tersebut setelah mendapatkan informasi dari warga sekitar.
"Setelah menerima informasi warga, saya langsung menghubungi Pak Fajar, Bhabinkamtibmas," jelas Sumiati.
Setelah Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, Sumiati mencoba berkomunikasi dengan korban yang masih dalam keadaan syok.
Dari pengakuan korban, wanita tersebut baru saja pulang bekerja di sebuah konter di Kampung Baru dan hendak menyetor uang ke rumah temannya di Kampung Kolam. Saat tiba di lokasi kejadian, korban dipepet oleh pelaku penjambretan yang menggunakan sepeda motor.
Awalnya, korban mengira pelaku adalah temannya, namun tas yang digantung di depan motornya tiba-tiba dirampas oleh penjambret. "Pas dipepet, korban hanya berpikiran kawannya," kata Sumiati.
Pelaku langsung kabur dengan tas tersebut, dan korban pun terjatuh dari motor Honda Beat yang dikendarainya. Korban tidak dapat melihat jelas jumlah pelaku atau jenis motor yang digunakan, karena ia mengenakan helm dengan kaca gelap.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak yang melihatnya tergeletak di jalan. Anak tersebut segera meminta bantuan warga yang melintas untuk menolong korban. Korban kemudian dibawa ke rumah warga terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Baca juga: Menu Sarapan Nasi Ayam, Kuliner Populer di Tanjungpinang dengan Cita Rasa Khas Tirai Bambu
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian punggung dan kehilangan uang senilai Rp20 juta serta handphone yang dibawa kabur oleh pelaku.
"Uang Rp20 juta kita tidak tahu apakah berbentuk uang tunai atau pulsa, handphone juga ikut dibawa kabur," tambah Sumiati.
Hingga saat ini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penjambretan tersebut.

Komentar Via Facebook :