Penggerebekan Spa di Nagoya, Lubuk Baja: 28 Terapis Wanita Diamankan Polisi

Penggerebekan Spa di Nagoya, Lubuk Baja: 28 Terapis Wanita Diamankan Polisi

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Sebuah spa berinisial A yang berlokasi di Nagoya, Lubuk Baja, Batam, dikabarkan digerebek oleh jajaran kepolisian Polda Kepri pada Senin malam, 19 Agustus 2024. Dalam operasi tersebut, sebanyak 28 orang terapis wanita serta seorang kasir diamankan oleh pihak kepolisian. 

Sumber dari Batamnews.co.id melaporkan bahwa penggerebekan tersebut menyisakan hanya bartender dan sekuriti yang tetap berada di tempat. "Terapis dan kasir diangkut, tinggal bartender dan sekuriti saja," ujar seorang kerabat dari salah satu pekerja di spa tersebut.

Baca juga: Pengacara Ahmad Rustam Ritonga Ditangkap Polda Kepri di Jakarta 

Salah satu ruangan spa dan lounge yang dikabarkan digerebek polisi (Foto: Ist)

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai pasal yang menjadi dasar dari penggerebekan ini. Namun, diduga kuat bahwa spa tersebut terlibat dalam praktik layanan esek-esek yang ditawarkan kepada para pelanggan.

Spa yang digerebek tersebut diketahui aktif di media sosial dan mempromosikan berbagai layanan, mulai dari pijat, spa, hingga layanan plus-plus lainnya. Penggerebekan ini menimbulkan spekulasi terkait praktik ilegal yang mungkin dilakukan di dalam tempat tersebut.

Spa memliki ruangan khusus emperor yang eksklusif dengan tarif mulai dari Rp 2 jutaan. Mereka memberikan layanan karaoke, tempat pijat hingga kamar tidur. Diduga lokasi ini menjadi tempat mesum. 

Spa-spa di Batam untuk kesehatan pria, memang banyak berkedok spa dan massage meskipun di dalamnya menawarkan layanan plus-plus atau esek-esek. Beberapa diantaranya adalah spa Dl di Nagoya, Vn di Batam Centre, Fs di Kampung Seraya, Oc di Jodoh, dan Bf di Batam Centre. Q di Batam Centre. Spa-spa ini menawarkan berbagai macam layanan dan wanita-wanita cantik. 

Batamnews.co.id masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak kepolisian terkait tindakan tersebut. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol. Dony Alexander, belum bisa memberikan pernyataan resmi mengenai penggerebekan ini.

Warga Batam mengapresiasi tindakan pihak kepolisian tersebut memberantas tempat mesum berkedok spa dan massage di Batam yang semakin menjamur hingga ke wilayah pusat pemerintahan di Batam Centre. 

Perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini akan terus diupdate sesuai dengan informasi yang diperoleh dari pihak berwenang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :