Disnakertrans dan Dekranasda Lingga Gelar Pelatihan Pembuatan Tudung Manto, Sasar Tenaga Kerja Mandiri

Disnakertrans dan Dekranasda Lingga Gelar Pelatihan Pembuatan Tudung Manto, Sasar Tenaga Kerja Mandiri

Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar saat membuka pelatihan pengrajin tudung manto. (Foto: dok.Diskominfo Lingga)

Rhuuzi Wiranata

Lingga, Batamnews - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lingga bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lingga kembali menyelenggarakan pelatihan pembuatan Tudung Manto bagi tenaga kerja mandiri tahun 2024. 

Pelatihan ini berlangsung selama 20 hari, mulai dari 7 hingga 27 Agustus 2024, bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, Kabupaten Lingga.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lingga yang diwakili oleh Asisten 2 Bupati Lingga, Drs. Zainal Abidin, M.Pd., pada Rabu, 7 Agustus 2024. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga, Ketua LAM Kabupaten Lingga, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau perwakilannya, serta tamu undangan dan peserta pelatihan pengerajin Tudung Manto dari Kabupaten Lingga.

Baca juga: SMP Lukman Al Hakim Lingga Gandeng Tok Nuzu Gelar Diskusi Budaya Lestarikan Warisan Leluhur

Dalam sambutannya, Drs. Zainal Abidin, M.Pd. menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap pelatihan ini. 

"Kami sangat mendukung kegiatan pelatihan pembuatan Tudung Manto ini karena dapat meningkatkan keterampilan dan kemandirian tenaga kerja di Kabupaten Lingga. Harapannya, para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan mereka dan turut melestarikan warisan budaya kita," ujarnya.

Pelatihan pembuatan Tudung Manto ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal, terutama para perempuan, dengan keterampilan khusus yang dapat mendukung ekonomi keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya pelestarian budaya Melayu yang kental dengan sejarah dan tradisi.

Ketua Dekranasda Kabupaten Lingga, dalam kesempatan tersebut, juga mengungkapkan pentingnya pelatihan ini dalam mempertahankan warisan budaya daerah. 

Baca juga: Kapolsek Daik dan Panwascam Lingga Jalin Koordinasi Wujudkan Pilkada 2024 yang Aman dan Kondusif

"Tudung Manto merupakan bagian dari identitas budaya Melayu yang harus kita jaga dan lestarikan. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pengerajin dapat terus menghasilkan karya-karya yang bernilai budaya tinggi," katanya.

Para peserta pelatihan akan diberikan materi dan praktik langsung mengenai teknik pembuatan Tudung Manto oleh para ahli di bidangnya. Selain itu, mereka juga akan dibekali dengan pengetahuan tentang pemasaran dan strategi bisnis agar dapat mengembangkan usaha secara mandiri setelah pelatihan selesai.

Dengan berlangsungnya pelatihan ini, diharapkan akan lahir para pengerajin Tudung Manto yang handal dan berkompeten, serta mampu berkontribusi dalam pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi di Kabupaten Lingga.
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :