Kapal Pengeruk Pasir Terbakar di Perairan PT. Pax Ocean Batam

Kapal Pengeruk Pasir Terbakar di Perairan PT. Pax Ocean Batam

Kapal Crane Arimbi yang digunakan sebagai pengeruk pasir laut hangus terbakar di perairan PT. Pax Ocean, Tanjung Uncang, Kota Batam, pada hari Kamis (08/08/2024) sekira pukul 12.00 wib. (Hasil tangkapan layar dari video yang diperoleh batamnews.co.id)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Kapal Crane pengeruk pasir bernama Arimbi SKK-25016GDT-F terbakar di sekitar perairan PT. Pax Ocean, Tanjung Uncang, Kota Batam. Diduga sumber api yang menghanguskan kapal pengeruk pasir tersebut berasal dari mesin generator.

"Iya benar kapal pengeruk pasir terbakar di PT. Pax Ocean. Api berasal dari generator kapal. Kebakaran berlangsung sejak pukul 12.00 Wib," ujar seorang narasumber batamnews.co.id saat dikonfirmasi, Kamis, 8 Agustus 2024 siang.

Lanjutnya, kebakaran pada bagian generator kapal tersebut akibat terjadinya arus pendek listrik sehingga kapal crane tersebut hangus terbakar.

Baca juga: Identitas dan Latar Belakang WNA China Nekat Terjun dari Hotel di Batam Terungkap, Ternyata Seorang Pebisnis

"Penyebabnya diduga karena terjadinya arus pendek listrik di mesin generator kapal itu," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, kapal Tugboat Hemingway 1500 dan Hemingway 1400 yang berada disekitar kapal Ambiri  langsung membantu memadamkan kobaran api, sehingga  kini api sudah berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Api sudah berhasil dipadamkan oleh alat pemadam dari kapal Tugboat Hemingway 1500 dan Hemingway 1400. Tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Hingga kini, batamnews.co.id masih berupaya mencari informasi terkait kerugian yang dialami perusahaan dan terkait perizinan serta peruntukan pengerukan pasir tersebut.

(CR1)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :