Laporan BPS: Perubahan Inflasi pada Juli 2024, Cabai Merah dan Cabai Rawit Alami Deflasi Signifikan

Laporan BPS: Perubahan Inflasi pada Juli 2024, Cabai Merah dan Cabai Rawit Alami Deflasi Signifikan

Deflasi Badan Pusat Statistik.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Dalam laporan yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), terungkap bahwa inflasi pada bulan Juli dari tahun 2020 hingga 2023 didominasi oleh komponen yang fluktuatif. 

Beberapa komoditas yang sering menjadi penyebab utama inflasi meliputi cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, bawang merah, tomat, dan daging ayam ras.

Namun, data terbaru hingga Juni 2024 menunjukkan perubahan yang signifikan. Cabai merah dan cabai rawit mengalami deflasi year-to-date (y-to-d) masing-masing sebesar 18,27% dan 34,10%. 

Tomat juga mencatatkan deflasi y-to-d sebesar 2,27%, sedangkan bawang merah menunjukkan inflasi y-to-d sebesar 23,57%. Daging ayam ras dan telur ayam ras mengalami inflasi y-to-d masing-masing sebesar 4,22% dan 3,84%.

Baca juga: Pelabuhan Tanjungpinang Alami Lonjakan Penumpang di Triwulan II Tahun 2024, Pelindo Maksimalkan Pelayanan Kepelabuhanan

Pemantauan harga oleh Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga minggu keempat Juli 2024 menunjukkan adanya peningkatan harga beberapa komoditas pangan yang perlu diwaspadai, seperti cabai rawit, minyak goreng, dan beras, dengan semakin banyaknya kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga. 

Sebaliknya, harga daging ayam ras dan cabai merah terus mengalami penurunan hingga akhir Juli 2024.

Khusus di Pulau Sumatera, kenaikan Indeks Perubahan Harga (IPH) tertinggi tercatat di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, dengan nilai perubahan IPH sebesar 0,44%. 

Komoditas yang memberikan andil terbesar dalam kenaikan ini adalah beras (0,2721%), tahu mentah (0,267%), dan ikan kembung (0,1241%).

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Elfiani Sandri, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan stabilitas harga komoditas pangan.

Baca juga: 30 Tahun Berdiri Majalah Gatra Umumkan Hentikan Operasional Seluruh Unit Bisnis per 31 Juli 2024

"Kami akan meningkatkan upaya pengawasan dan distribusi yang lebih efisien serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok. Langkah-langkah strategis akan terus kami lakukan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan mengendalikan inflasi di daerah ini," ujarnya, Senin, 29 Juli 2024.

Elfiani juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menghadapi fluktuasi harga. Pemerintah berjanji untuk terus berupaya memberikan solusi terbaik guna menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :