Manajer Bank Dibunuh Pelajar Diduga Terkait LGBT

Manajer Bank Dibunuh Pelajar Diduga Terkait LGBT

Ilustrasi. (foto:ist/net)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Baturaja - Kasus pembunuhan branch operation manajer salah satu bank di Baturaja, Yoppy Novrianto (35) diduga terkait Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT).

Dugaan tersebut terkait keterangan pelaku pembunuhan berinisial MA dalam pemeriksaan polisi.  

MA (15) yang berstatus pelajar SMKN di Muaraenim ini mengaku kalau dirinya baru sekali kali bertemu korban dirinya dikenalkan oleh temannya SP yang kini masih buron.

Dari informasi yang didapatkan, tersangka MA mengatakan MA dipaksa korban mengikuti keinginannya guna membuaskan hasrat seksualnya.

Tetapi Yoppy tidak merasa terpuaskan sehingga terjadi adu mulut. MA berusaha menaikkan celana, namun dihalangi.

Tersangka berdalih, ketika korban marah, dia pun kesal dan berusaha melepaskan diri. Dirinya mencari alat untuk memukul korban, dan meraba-raba ke lantai mobil kemudian menemukan alat fan belt kemudian menjerat leher korban dibantu oleh tersangka SP.

"Begitu tewas, lalu SP memanggil RA dan AK untuk bantu mengangkat dan mengubur mayatnya (korban). Setelah itu SP bawa mobil itu," akunya.

Sedangkan tersangka RS, mengaku kalau dirinya tidak mengetahui ada jenazah di mobil yang dibawa temannya. Dirinya pun tidak dapat mengelak dan membantu temannya bersama AK menguburkan korban.

Namun, jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) masih menutupi motif pembunuhan Yoppy Novrianto.

Kapolres Dover Christian menjelaskan, kronologis pembunuhan sesuai pengakuan tersangka. Sebelum nekat membunuh bertemu korban, tersangka diajak jalan-jalan Minggu sore, 22 Februari 2016.

Di jalan itulah, pelaku habisi korban dengan menggunakan paning bell. Begitu mengetahui korban tewas, tersangka lantas memanggil dua rekannya lagi, untuk proses menghilangkan BB dengan mengubur korban.

"Ada beberapa TKP, awalnya kita menemukan mobil BG 1594 RT Toyota Rush warna hitam, yang sengaja ditinggalkan pelaku di kebun jagung dan karet di Karang Sari, Desa Tanjung Baru, Baturaja Timur. TKP kedua di rumah korban, tersangka sempat mengambil jam, HP, laptop dan charger. Tersangka sendiri ditangkap di kediamannya di Desa Lubay Muaraenim," paparnya.

Menyangkut motif pembunuhan, Dover mengatakan masih akan didalami dan menunggu hasil autopsi.

Disinggung terkait keterangan tersangka MA, yang mengaku sakit hati atas ulah pelaku yang diduga suka sesama jenis (LGBT), Kapolres pilih bungkam berdalih tidak bisa hanya percaya dari sebelah pihak saja.

(ind/bbs)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :