Hasil Autopsi Anak 13 Tahun yang Diduga Meninggal Setelah Berobat di Puskesmas Seijang

Hasil Autopsi Anak 13 Tahun yang Diduga Meninggal Setelah Berobat di Puskesmas Seijang

Siswa SMP Negeri yang meninggal setelah berobat di Puskesmas.

Tanjungpinang, Batamnews - Hasil autopsi seorang anak berusia 13 tahun yang diduga meninggal setelah berobat di Puskesmas Seijang mengungkapkan bahwa anak tersebut memiliki penyakit jantung dan ginjal yang sebelumnya tidak pernah diobati. 

Informasi ini disampaikan oleh Kasi Dokkes Polresta Tanjungpinang, Iptu Jefri Saragih, setelah melakukan autopsi di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

"Penyakit jantung dan ginjal. Memang tidak pernah dilakukan pengobatan dan menyebabkan mati lemas," kata Iptu Jefri Saragih pada Rabu, 10 Juli 2024.

Baca juga: Meninggalnya Anak 13 Tahun Setelah Berobat di Puskesmas Sei Jang, Begini Respon Kadinkes Tanjungpinang 

Iptu Jefri Saragih juga menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah obat yang dikonsumsi oleh korban dari Puskesmas menjadi penyebab kematian. Oleh karena itu, sampel obat dan hasil autopsi akan dikirim ke Laboratorium Bogor untuk pembuktian lebih lanjut.

"Apakah penyebabnya obat, belum bisa dipastikan. Jadi kita kirim sampel ke Lab," tambahnya.

Selain menemukan riwayat penyakit, hasil autopsi juga menunjukkan adanya pembengkakan pada jantung. Selain itu, ditemukan juga buih yang memenuhi tenggorokan serta paru-paru yang sudah terendam cairan.

Baca juga: Anak 13 Tahun Meninggal Setelah Berobat di Puskesmas Sei Jang: Dugaan Kesalahan Obat?

"Cairan ini masih kita cari tahu penyebabnya," tutup Iptu Jefri Saragih.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews