Projo Kepri Edukasi Masyarakat Soal Judi Online Lewat Puluhan Baliho di Batam

Projo Kepri Edukasi Masyarakat Soal Judi Online Lewat Puluhan Baliho di Batam

DPD Projo Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), memasang puluhan baliho tentang bahaya judi online di sejumlah titik strategis Kota Batam. (Foto: istimewa)

Batam, Batamnews - Dalam rangka membantu pemerintah dalam memberantas praktek perjudian online yang tengah marak di masyarakat, DPD Projo Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), memasang puluhan baliho tentang bahaya judi online di sejumlah titik strategis Kota Batam.

Dalam baliho berukuran dua kali tiga meter itu, memuat delapan poin dampak bahaya dari perjudian online. Sejumlah titik yang menjadi lokasi pemasangan itu diantaranya adalah Simpang Sei Harapan, lampu merah depan SPBU Vitka, Bundaran Bandara Hang Nadim, Bundaran Basecamp dan sejumlah titik lainnya.

Saat dikonfirmasi, Ibal Zulfianto, Ketua DPD Projo Kepri, membenarkan terkait pemasangan baliho oleh pihaknya tersebut.

"Benar, Projo memasang baliho-baliho tersebut. Hal itu kami lakukan, sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah yang tengah gencar memberantas judi online yang kian hari kian darurat di Indonesia," kata Ibal, saat dikonfirmasi, Senin, 8 Juli 2024.

Baca juga: Jaringan Judi Online Kamboja Sewa Selebgram Batam Buat Gaet Pemain

Ibal menyebut, baliho itu bermaksud untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, agar jangan pernah untuk tergoda bermain judi, khususnya yang bersifat daring.

"Kita perlu sadar, judi ini semakin meresahkan. Masyarakat jangan sampai banyak lagi yang terjerumus ke sana. Banyak sudah serangkaian kasus kriminal terjadi karena buntut dari judi online. Jadi kami berharap, langkah preventif dengan pemasangan baliho yang memuat informasi bahaya judi online ini dapat diterima pesannya oleh masyarakat," jelas dia.

Lebih lanjut, pemberantasan praktek perjudian ini, sambung dia, merupakan tanggung jawab bersama. Ia menilai, pemerintah tidak dapat bekerja sendirian dalam memberantas perjudian yang ada.

"Pemerintah butuh support dari masyarakat agar dapat berhasil memberantas perjudian online ini. Hal termudah adalah dimulai dari kesadaran pribadi untuk tidak ikut-ikutan bermain judi online, kemudian menjaga keluarga terdekat. Ini butuh kerja kolektif agar dapat berhasil," sebutnya lagi.

Baca juga: Korban Bongkar Sindikat Bos Judi Online Batam-Kamboja, Ternyata Bermarkas di Kota Batam

Ia pun berharap, aparat penegak hukum (APH) yang ada untuk dapat bekerja secara maksimal dan optimal dalam mendukung pemberantasan perjudian ini.

"Apalagi untuk di Kota Batam ini, disamping judi online, Projo juga mendesak praktek perjudian offline juga menjadi konsen bagi aparat penegak hukum. Kami berharap, ada effort lebih dari APH agar masyarakat tahu, ada keseriusan dalam pemberantasan perjudian ini," tutup dia.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews