Batam Terima Bantuan Beras Bulog untuk 498 KK, Ombudsman RI Awasi Penyaluran
Sebanyak 498 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Batumerah, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menerima bantuan pangan beras dari Bulog. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Sebanyak 498 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Batumerah, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menerima bantuan pangan beras dari Bulog. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu warga miskin dan menekan laju inflasi.
Penyaluran bantuan ini diawasi langsung oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI) untuk memastikan ketepatan sasaran dan mencegah penyelewengan. Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, menyatakan bahwa ORI selalu memantau penyaluran bantuan sosial pemerintah, termasuk bantuan pangan beras ini.
"Hasil pengamatan kami di tahun sebelumnya, masih ada permasalahan yang harus dituntaskan dalam penyaluran bantuan pangan ini agar lebih baik lagi," ujar Yeka, Selasa, 25 Juni 2024.
Ia memastikan bahwa beras yang dibagikan adalah beras impor berkualitas premium dari Thailand, Pakistan, dan Myanmar.
Baca juga: Harga Beras Bulog Kualitas Medium Naik, Berikut Penjelasannya
Ombudsman RI juga telah berdiskusi dengan Bank Indonesia (BI) Kepri terkait korelasi antara bantuan pangan dan inflasi. Pihaknya menyarankan agar program bantuan pangan diperpanjang di bulan berikutnya dengan perencanaan yang matang.
"Kami mengimbau kepada seluruh pedagang beras untuk tidak melakukan spekulasi yang menyebabkan harga beras bergejolak," tambah Yeka.
Sementara itu, PLT Direktur Ketersediaan Cadangan Pangan, Indra Wijayanto, mengatakan bahwa cadangan pangan pemerintah saat ini mencapai 1,6 juta ton yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Bantuan pangan ini dibagikan secara gratis sebanyak 10 kilogram per orang," ujarnya.
Baca juga: Penyaluran Beras CPP Periode April-Mei 2024 di Pekanbaru Segera Dilaksanakan
Indra juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada Bulog jika menemukan harga beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 13.500 per kilogram.
Pengawasan ketat dari Ombudsman RI dan Bulog diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan pangan beras ini tepat sasaran dan membantu meringankan beban masyarakat miskin, serta menekan laju inflasi di Indonesia.

Komentar Via Facebook :