Pelaku Pencurian Besi Penutup Selokan di Karimun Dibekuk Polisi

Pelaku Pencurian Besi Penutup Selokan di Karimun Dibekuk Polisi

Pelaku pencurian besi penutup selokan di Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Karimun, berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Balai Karimun. (Foto: ist)

Karimun, Batamnews - Pelaku pencurian besi penutup selokan di Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjungbalai Kota, Karimun, berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Balai Karimun. Penangkapan pelaku dilakukan setelah adanya laporan dari warga yang resah dengan serangkaian pencurian yang terjadi.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menangkap satu dari dua pelaku pencurian, yang berinisial K (24), pada Kamis, 6 Juni 2024. 

K terlibat sebagai pembawa sepeda motor yang digunakan saat melakukan pencurian, sedangkan pelaku lainnya yang berperan sebagai eksekutor pencurian, berinisial Ds, masih dalam pencarian polisi dan statusnya sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga: Guru MTsN Karimun, Yeyen Noviana Raih Emas di Kompetisi Sains Nasional

Kapolsek Balai Karimun, AKP Melky Sihombing, mengungkapkan bahwa aksi pencurian tersebut telah terjadi sejak bulan Mei 2024, dengan lima tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Nusantara.

"Aksi pencurian tersebut, diketahui sejak bulan Mei lalu. Ada dua pelaku, dan hasil keterangan sementara dari pelaku yang telah ditangkap ada lima TKP," kata Kapolsek, Senin, 10 Juni 2024.

Pelaku K (24) ditangkap di Sungai Lakam Timur, sementara satu pelaku lagi masih menjadi DPO yakni, Ds. Diketahui juga bahwa, besi penutup selokan yang dicuri oleh pelaku telah dijual. Hasil penjualannya digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

Baca juga: KPU Karimun Buka Rekrutmen Pantarlih, Berikut Tugas dan Besaran Honorer

"Pelaku tidak bekerja, hasil penjualan dari besi penutup selokan tersebut dipergunakan untuk membayar tunggakan tempat tinggal dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucap Melky.

Sebelum melancarkan aksinya, pelaku tersebut terlebih dahulu mengamati situasi di lokasi. Setelah merasa aman, pelaku beraksi untuk mengambil penutup selokan.

"Terhadap pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun penjara," ujar Kapolsek.
 


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews