Viral di Medsos Aksi Kejahatan di Karimun, Polisi Cek Kebenaran Informasi

Viral di Medsos Aksi Kejahatan di Karimun, Polisi Cek Kebenaran Informasi

Tangkapan layar postingan aksi kejahatan di Karimun.

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews - Viral pesan berantai terkait aksi kejahatan berupa jambret atau begal yang terjadi beberapa hari belakangan ini di wilayah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Pesan tersebut tersebar di grup-grup media sosial seperti facebook dan WhatsApp.

Pantauan Batamnews, dalam postingan yang diunggah dalam grup media sosial itu, menyebutkan jika pelaku tidak hanya merampas harta benda korban. Melainkan pelaku juga mengancam korban dengan senjata tajam untuk menakut-nakuti.

Dari unggahan akun facebook @Edo D'efrianto di grup FJB Karimun, memposting informasi kejadian jambret/begal yang dialami oleh karyawan property, Kamis, 16 Mei 2024. Pelaku diduga mencopet barang-barang korban, yang lokasinya dekat musala, di belakang kantor properti tempatnya bekerja, kawasan Batu Lipai, Meral.

Baca juga: Kerugian Akibat Angin Puting Beliung di Karimun Capai Rp 4,9 Miliar

"Assalamualaikum wr.wb.
Selamat siang,... Bapak2, Ibu2, bang2 & kak2.
Mohon maaf, mengganggu aktifitas & istirahatnya..
Diberitahukan/Diinformasikan :
Untuk kita smuanya khususnya warga tanjung balai Karimun.
Telah terjadinya jambret/Begal, di daerah batulipai siang tadi mau masuk waktu Zuhur, tepat nya di blkg kantor perumahan di mushola.
Korban yang di jambret karyawan atau petugas dari (kantor perumahan)
Korban mengalami kerugian :
1 handphone 2 unit
2 uang di dompet skitar 200 ribu lbih
3 ATM
4 data sperti KTP & foto.
Bagi masyarakat tanjung balai Karimun, kalo ade yang jual hp vivo Y17, same HP Poco X3 jangan diterima
," demikian isi postingan tersebut.

Kemudian, tindak kejahatan juga dikabarkan terjadi di jalan kawasan PT MOS. Yang mana korban yang seorang perempuan, ditodong oleh orang tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Terlibat Curanmor, Residivis Kasus Narkoba Dibekuk Anggota Reskrim Polsek Tebing Karimun

Peristiwa yang dialami korban tersebut, tersebar di grup WhatsApp, berupa tangkapan layar yang diduga dibuat oleh korban, Minggu, 19 Mei 2024.

Belum dapat dipastikan kejadian-kejadian tindak kejahatan yang tentunya membuat masyarakat resah dan tidak nyaman, dikarenakan merasa lingkungan yang tidak aman.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Gideon Karo Sekali, saat dikonfirmasi mengenai informasi adanya aksi kejahatan di Karimun, menyebutkan akan melakukan kroscek terlebih dahulu.

"Saya cek dulu," ucap Gideon singkat melalui WhatsApp, Senin, 20 Mei 2024.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :