Gema Minang Kota Batam Galang Dana untuk Korban Bencana Alam Sumbar
Generasi Muda (Gema) Minang Kota Batam bersama Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kota Batam, Ikatan Keluarga Padang Panjang, Batipuah, X Koto (Ikapabasko), serta Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA), melakukan penggalangan dana untuk korban bencana banjir bandang dan galodo yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Barat belum lama ini. (Foto: ist)
Batam, Batamnews - Generasi Muda (Gema) Minang Kota Batam bersama Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kota Batam, Ikatan Keluarga Padang Panjang, Batipuah, X Koto (Ikapabasko), serta Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA), melakukan penggalangan dana untuk korban bencana banjir bandang dan galodo yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Barat belum lama ini.
Heruska Agustio, S.STP, M.M, Wakil Sekretaris Umum Gema Minang Kota Batam dalam keterangannya, menyampaikan, penggalangan dana ini akan dilakukan selama sebulan mulai 14 Mei hingga 14 Juni 2024.
"Kita semua ikut prihatin atas musibah yang terjadi di Ranah Minang khususnya di daerah Batipuh, Bukit Batabuah sekitarnya, serta Lembah Anai yang terdampak bencana banjir bandang dan galodo," ucap Heruska yang juga Lurah Tanjung Piayu Batam ini.
Baca juga: BPPD: Belum Ada Laporan Korban Warga Riau dalam Banjir Bandang Sumbar
Diketahui, dalam peristiwa pada Sabtu, 12 Mei 2024 malam itu, tidak hanya menimbulkan korban harta benda masyarakat, namun juga lebih 50 orang menjadi korban dalam peristiwa itu.
"Musibah ini telah mengetuk hati kita masyarakat perantau Minang yang ada di Batam untuk melakukan pengggalangan dana guna membantu masyarakat yang terdampak bencana alam itu," tutur Sekretaris Umum Ikapabasko ini.
Dia menjelaskan, penggalangan dana ini sudah mendapat izin dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.
Baca juga: Dampak Bencana Alam di Sumbar: Harga Cabai Merah di Pekanbaru Naik
"Dan pantia penggalangan dana Minang Peduli ini juga sudah terbentuk saat rapat yang digelar Minggu, 13 Mei 2024. Kami berharap, apa yang dilakukan di tanah rantau Batam ini, bisa membantu para dunsanak yang terdampak bencana alam di Ranah Minang," lanjut Heru yang juga merupakan putra asli Kota Padang Panjang.
Dia menambahkan, penggalangan dana yang dilakukan di titik-titik keramaian di Kota Batam.
"Dan, Alhamdulillah, sampai saat ini, sudah ada sekitar Rp 50 juta dana yang berhasil dikumpulkan," paparnya.
"Kami mengimbau dan mengajak warga Batam khususnya yang berasal dari Sumatera Barat untuk meringankan beban para dunsanak di daerah terdampak bencana alam. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :