Inflasi Tanjungpinang Maret 2023: Capai 2,68% Secara Year on Year

Inflasi Tanjungpinang Maret 2023: Capai 2,68% Secara Year on Year

Inflasi di Kota Tanjungpinang.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Meskipun angka inflasi di Tanjungpinang menunjukkan kenaikan jelang bulan puasa dan Idul Fitri, namun data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungpinang menunjukkan bahwa inflasi masih tetap terkendali dan berada di bawah angka inflasi nasional.

Menurut data yang dirilis pada Kamis, 2 Mei 2024, angka inflasi di Tanjungpinang pada Maret 2023 secara year on year mencapai 2,68%, lebih rendah dari angka inflasi nasional yang mencapai 3,05%. 

Posisi ini menempatkan Tanjungpinang di peringkat ke-8 terendah di Sumatera dan ke-44 dari 150 Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia.

Zulhidayat, seorang pejabat terkait, dalam pernyataannya mengatakan, "Angka ini menunjukkan upaya yang terus dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi di Tanjungpinang. Namun, kita tetap harus waspada dan terus memantau pergerakan harga dan komoditas, terutama yang menjadi penyumbang inflasi seperti makanan, minuman, tembakau, dan transportasi, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha."

Baca juga: Perhelatan Riau Sharia Week 2024 Memperkuat Ekonomi Syariah dan Dukung UMKM Lokal

Dirinya menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap rantai pasok komoditas dari hulu hingga hilir untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dalam mengendalikan inflasi. 
Selain itu, Zulhidayat juga mengingatkan akan anomali cuaca yang berdampak pada masa panen komoditas seperti cabai, bawang, dan sayur-sayuran, yang perlu diantisipasi dengan solusi yang tepat agar kelangkaan bahan pokok tidak terjadi.

"Menjelang Hari Raya Idul Adha, ketersediaan stok daging, sapi, serta sembako lainnya harus dijaga agar aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," tambahnya.

Sebagai langkah penutup, Zulhidayat menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Tanjungpinang untuk terus memantau harga pasar dan stok kebutuhan pokok secara berkala. 

Baca juga: Berasal dari Kepri Gelembung Ikan ini Bernilai Ratusan Juta, Kolagen Kaya yang Banyak Diburu

Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :