Akses Menuju Rumah Ditutup Bangunan, Warga Sagulung Minta Bantuan Camat dan Wako Batam

Akses Menuju Rumah Ditutup Bangunan, Warga Sagulung Minta Bantuan Camat dan Wako Batam

Kondisi jalan gang yang ditutup bangunan. (Foto: tangkapan layar)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Dermi Manik, warga RT 08/RW 03, Kelurahan Sungai Pelunggur, Kecamatan Sagulung, yang tinggal di Kavling Kamboja Blok X1 Nomor 06, memohon bantuan kepada Wali Kota Batam dan Camat Sagulung terkait akses jalan keluar-masuk yang telah dibangun oleh tetangganya.

Menurut Dermi, pada masa cuti Lebaran kemarin, tetangganya telah membangun bangunan yang menghalangi akses jalan keluar-masuk rumahnya dan warga. Padahal, sebelumnya, perangkat kelurahan telah memerintahkan untuk menghentikan pembangunan tersebut.

"Waktu Lebaran kemarin, tetangga telah membangun kembali jalan akses untuk keluar-masuk kami, padahal perangkat lurah sudah memerintahkan supaya bangunan itu distop. Tetapi, mereka tidak merespons perintah tersebut," ungkap Dermi, Minggu, 28 April 2024.

Dirinya juga mengatakan, setelah cuti Lebaran berakhir, Kasi Trantib bersama rekannya mengunjungi lokasi dan membenarkan adanya bangunan yang melanggar aturan. Perangkat lurah memerintahkan agar bangunan tersebut dibongkar, namun pemilik bangunan tidak mengindahkan perintah tersebut.

Baca juga: Pedagang Keliling di Batam Perkenalkan Kelezatan Tempe Mendoan, Makanan Khas Jawa Tengah

Perangkat kelurahan kemudian meminta warga untuk mengumpulkan tanda tangan dan persyaratan lain untuk melanjutkan masalah ini ke jenjang yang lebih tinggi. Dermi mengaku telah memenuhi persyaratan tersebut dan menyerahkannya ke kelurahan sejak satu minggu yang lalu, tetapi belum ada tindak lanjut.

"Kami mohon kepada Bapak Wali Kota Batam dan Bapak Camat Sagulung untuk menindaklanjuti masalah ini. Kami ingin bisa menggunakan fasilitas umum untuk akses keluar-masuk rumah kami, karena di sebelah kiri rumah kami jalan buntu, dan di sebelah kanan sudah ditutup tetangga," pinta Dermi.

Dermi menjelaskan bahwa posisi rumahnya berada di gang buntu, dan akses jalan keluar-masuk yang tersisa telah dibangun oleh tetangganya. warga telah berupaya melakukan semacam aksi demo kecil-kecilan, tetapi tidak membuahkan hasil. Ia berharap masalah ini segera diselesaikan agar warga bisa kembali menikmati akses jalan dengan normal.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :