Asap Tebal Selimuti Kota Batam Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah

Asap Tebal Selimuti Kota Batam Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah

Kebakaran sampah asap tebal di Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Sebuah kebakaran yang menghasilkan asap tebal sempat menghebohkan warga Kota Batam, kejadian ini ternyata terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 

Menurut Yunita, pengawas lapangan yang mewakili manajemen, peristiwa ini bukanlah kebakaran di perumahan atau tempat bermain, melainkan sampah yang menjalar hingga ke arah ban di area TPA.

"Jadi di TPA tersebut juga ada ban bekas yang tidak dipakai," ungkap Yunita, Kamis, 22 Februari 2024.

Dia menduga bahwa salah satu petugas kebersihan mungkin membakar sampah tersebut, terutama karena kondisi sedang musim kering. 

Baca juga: Kecelakaan di Sekupang, Ibu Rumah Tangga Alami Luka Parah

"Saya kaget kok bisa bakar, sepertinya menjalar. Jadi merambatlah yang tidak diinginkan, bannya menjalar," tambahnya.

Yunita menjelaskan bahwa kebakaran hanya terjadi di area TPA dan tidak menjalar ke wahana atau perumahan di sekitarnya. Pihaknya juga sudah berupaya menggunakan mobil tanki milik perusahaan untuk memadamkan api.

"Dari kami tadi sudah ada mobil tanki kami dari perusahaan," ujar Yunita.

Sementara itu petugas pemadam kebakaran dari pos sungai panas menerima laporan sekitar pukul 14.07 WIB dari Kasi Operasional Pemadam Kebakaran. Mereka segera bertindak setelah menerima laporan dari warga dan memastikan posisi kejadian berada di komplek Ocarina.

"Objek yang terbakar itu tumpukan ban dan sampah. Dari yang kami perhatikan, ini ada unsur kesengajaan," ungkap petugas pemadam kebakaran.

Mereka menduga kebakaran ini tidak mungkin terjadi secara tidak sengaja, terutama dengan jumlah ban yang terlibat. Posisi sampah dan ban yang cukup jauh juga menjadi alasan mengapa sulit untuk percaya bahwa api menjalar tanpa sengaja.

Baca juga: Asap Hitam Mengepul di Taman Ocarina Batam, Penjaga Tiket Klaim Hanya Sampah yang Dibakar

"Satpamnya pun selalu mengelak untuk dimintai keterangan, tetapi yang penting kami langsung menindaklanjuti laporan yang kami terima secepat mungkin," kata petugas pemadam kebakaran TM. SIlitonga.

Pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan 7 personil dan 3 armada, berhasil memadamkan api dalam kurun waktu 30 menit dengan menghabiskan air 8 liter kubik. Tindakan cepat ini mencegah api agar tidak meluas dan merugikan lebih banyak area TPA. 

Pihak berwenang akan terus menyelidiki dan menindaklanjuti kejadian ini untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :