HTI: LGBT Serbu Indonesia dengan Modus Lembaga Donor
Ilustrasi. (foto:ist/net)
BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LBGT) tengah berupaya mencari tempat nyaman di seluruh dunia terutama di negara-nagara Asia untuk menyebarkan jerat mereka. Salah satu modusnya adalah melalui lembaga donor.
Hal itu disampiakn juru bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia Iffah Ainur Rochmah. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat mewaspadai upaya "ekspor" sistematis paham lesbian, gay, biseksual dan transgender (LBGT) ke negeri-negeri muslim yang didanai lembaga-lembaga liberal dunia.
"Ada dukungan dana dan opini dari lembaga-lembaga dunia dan media-media Barat yang liberal untuk menyebarkan kerusakan di negeri-negeri muslim," kata Iffah melalui siaran pers, Senin (25/01/2016) dilansir rima.
Iffah menilai upaya kampanye LGBT semakin menunjukkan keberanian setelah Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat mengesahkan perkawinan sejenis tahun sebelumnya.
Menurut Iffah, AS secara serius mendanai program baru bernama "Being LGBT in Asia" yang diluncurkan UNDP dengan pendanaan 8 juta dolar AS dari USAID yang dimulai Desember 2014 hingga September 2017.
"Program ini fokus beroperasi di Asia Timur dan Asia Tenggara khususnya di Cina, Indonesia, Filipina dan Thailand, dengan tujuan meminimalkan kendala bagi kaum LGBT untuk hidup di tengah masyarakat," tuturnya.
Iffah mengatakan foto perkawinan sejenis di Bali yang beredar dan berbagai sosialisasi terbuka LGBT yang dikemas dalam forum-forum diskusi intelektual dan sejenisnya mengisyaratkan ruang gerak mereka semakin besar dengan dukungan kondisi sosial politik Indonesia.
Meskipun Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melarang keberadaan LGBT, tetapi Iffah mengatakan UNDP melaporkan terdapat 119 organisasi pendukung LGBT yang tersebar di seluruh Indonesia.
(ind/bbs)

Komentar Via Facebook :