Situasi Terkini di Gaza Israel Terpaksa Panggil 300.000 Tentara Cadangan untuk Kepung Gaza
Evakuasi korban meninggal akibat serangan udara Israel (Foto: Aljazeera)
Jakarta, Batamnews - Israel telah mengumumkan panggilan sebanyak 300.000 tentara cadangan dalam langkah yang mencolok yang telah mengguncang kawasan Timur Tengah.
Dilansir dari aljazeera mengaku Willem Marx, reporternya yang berada di Yerusalem Barat, melaporkan bahwa pemerintah Israel dengan jelas sedang berusaha merekrut sebanyak mungkin orang untuk potensi invasi darat.
Banyak warga Israel telah menjalani dinas militer sebagai bagian dari kewajiban nasional mereka sejak usia remaja hingga awal 20-an.
Mereka yang dipanggil akan tetap berada dalam korps cadangan untuk bertugas dalam konflik yang dikhawatirkan akan menjadi sangat signifikan dalam waktu dekat.
Baca juga: Kronologi Terjadinya Serangan Mendadak Hamas yang Mematikan di Israel
Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, telah mengumumkan langkah drastis dengan menyatakan "pengepungan total" terhadap Gaza. Ini termasuk pemutusan aliran listrik dan pembatasan masuknya makanan dan bahan bakar ke wilayah tersebut.
Untuk memberikan konteks, Gaza telah berada di bawah blokade ketat dari segi udara, darat, dan laut sejak tahun 2007. Lebih dari 2 juta penduduk Gaza terus menghadapi krisis kemanusiaan yang parah, termasuk kekurangan air dan listrik yang berkelanjutan.
Selain itu, pasokan obat-obatan yang terbatas dan keterbatasan akses ke perawatan medis telah mengakibatkan situasi yang mengkhawatirkan, dengan dokter yang terbatas dalam kemampuan mereka untuk melakukan operasi yang mendesak.
Baca juga: Serangan Udara balasan Israel Sasar RS Indonesia di Jalur Gaza
Situasi ini telah menciptakan ketegangan yang mendalam di kawasan tersebut dan memicu keprihatinan internasional tentang potensi eskalasi konflik yang dapat mengancam perdamaian di Timur Tengah.
Sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam, mengatakan empat tentara Israel yang mereka tangkap tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza. Beberapa anggota kelompok itu juga tewas, tambahnya.

Komentar Via Facebook :